KUA Kecamatan Krian – Nuansa penguatan integritas dan moralitas Islami mewarnai apel pagi rutin di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Krian, Senin (27/10/2025). Apel yang dimulai pukul 07.30 WIB ini dihadiri 17 pegawai dari berbagai jabatan, sebagai komitmen untuk memulai pekan kerja dengan penuh tanggung jawab.
Bertindak sebagai komandan apel adalah Bapak Muhammad Nizar, S.H. (Penghulu). Sementara amanat penting disampaikan oleh pembina apel, Bapak Mustaqim, S.Th.I. (Penyuluh Agama Islam KUA Krian).
Menjaga Diri dari Perkara Samar (Syubhat)
Dalam amanatnya, Bapak Mustaqim mengutip hadis yang diriwayatkan oleh Nu’man bin Basyir (HR. Bukhari dan Muslim), yang menyatakan bahwa: “Yang halal itu jelas dan yang haram itu jelas. Di antara keduanya terdapat perkara syubhat (samar-samar) yang tidak diketahui oleh banyak orang, sehingga dianjurkan untuk menghindarinya demi menjaga agama dan kehormatan diri.”

Beliau menegaskan bahwa dalam menjalankan tugas dan fungsi (tupoksi) sebagai pegawai KUA, potensi berhadapan dengan perkara syubhat tidak dapat dihindari. Oleh karena itu, integritas dan kehati-hatian menjadi kunci.
“Barangsiapa menjaga diri dari perkara syubhat, maka ia telah menyelamatkan agama dan kehormatannya. Sedangkan yang jatuh dalam perkara syubhat, maka ia telah jatuh dalam perkara yang haram,” jelas Bapak Mustaqim, mengingatkan seluruh pegawai KUA Krian untuk memperhatikan perkara syubhat demi mendapatkan keselamatan dan jaminan kebenaran dalam bekerja.
Pesan ini menjadi penegasan bahwa KUA Krian bertekad untuk memberikan pelayanan yang tidak hanya sesuai prosedur, tetapi juga memiliki landasan moral dan etika Islami yang kuat, memastikan setiap langkah kerja terhindar dari hal-hal yang meragukan.***(Farichatuz Zulfa)