Sidoarjo (Kemenag) — Apel Senin pagi yang digelar di halaman Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sidoarjo berlangsung khidmat. Bertindak sebagai pembina apel, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kankemenag Sidoarjo, Ahmad Fathoni, menyampaikan sejumlah informasi penting terkait program dan kebijakan di bidang pendidikan madrasah.

Dalam amanatnya, Ahmad Fathoni menyampaikan bahwa pada Kamis lalu, Seksi Pendidikan Madrasah telah melaksanakan kegiatan sosialisasi madrasah inklusi. Kegiatan tersebut terlaksana berkat kerja sama dengan mitra inovasi yang selama ini konsisten melakukan pendampingan pendidikan, baik di lingkungan Kementerian Agama maupun Dinas Pendidikan.
“Pada tahun 2023 lalu, mitra ini berhasil melaksanakan program yang cukup spektakuler, yakni 7 piloting madrasah Kurikulum Merdeka yang menjadi salah satu yang sukses di Jawa Timur, bahkan Indonesia. Hingga saat ini, pendampingan masih terus berjalan bersama Kemenag dan Dinas Pendidikan, dengan fokus utama pada penguatan pendidikan,” jelasnya.
Ia berharap, ke depan konsep madrasah inklusi dapat terus dikembangkan dan diselaraskan dengan program inklusi yang telah berjalan di jenjang SD dan SMP, sehingga layanan pendidikan madrasah semakin ramah dan inklusif bagi seluruh peserta didik.

Selain itu, Ahmad Fathoni juga menyampaikan bahwa pada Sabtu sebelumnya telah dilaksanakan rapat koordinasi secara daring melalui Zoom Meeting bersama para kepala madrasah se-Kabupaten Sidoarjo. Rapat tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Zoom tingkat wilayah terkait program bantuan rehabilitasi gedung madrasah yang merupakan program pemerintah pusat.
“Program bantuan rehabilitasi ini merupakan program Bapak Presiden. Kita berharap alokasi bantuan yang diberikan cukup besar, sehingga madrasah-madrasah yang kondisinya rusak dapat segera tertangani dan proses pembelajaran bisa berlangsung dengan lebih nyaman,” ungkapnya.
Melalui apel pagi tersebut, Seksi Pendidikan Madrasah menegaskan komitmennya untuk terus mengawal program peningkatan mutu layanan pendidikan madrasah, baik dari aspek inklusivitas maupun sarana dan prasarana, demi terwujudnya pendidikan madrasah yang berkualitas di Kabupaten Sidoarjo.