Asah Kemampuan Bahasa Inggris, Kelas Khusus Bahasa MTsN 2 Sidoarjo Gelar Farewell Party dan Kompetisi Bahasa

Click to share!

Sidoarjo – Program Kelas Khusus Bahasa MTsN 2 Sidoarjo terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kemampuan berbahasa asing peserta didik. Setelah mengikuti pembelajaran intensif sejak Oktober 2026, siswa kelas khusus bahasa kini menutup rangkaian pembelajaran bersama pengajar dari lembaga kursus luar dengan kegiatan Farewell Party dan berbagai kompetisi berbahasa Inggris.

Salah satu kegiatan penutup tersebut adalah Farewell Party yang diselenggarakan oleh Maximal Academy untuk siswa kelas 7A. Kegiatan ini menjadi penanda berakhirnya pendampingan pembelajaran bahasa Inggris intensif yang telah berlangsung selama kurang lebih  sebulan. Selain menjadi momen perpisahan dengan pengajar, kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi siswa untuk menunjukkan pengalaman dan perkembangan kemampuan bahasa Inggris yang telah mereka pelajari. “Sebelumnya anak 7A diuji kemampuannya lewat speech yang dimenangkan oleh Kynthia salah satunya.

Tidak hanya kelas 7A, siswa kelas 8A juga mengikuti kegiatan kompetisi bahasa Inggris yang diselenggarakan oleh Line Course. Dalam kegiatan tersebut, terdapat dua cabang lomba, yakni Speech (pidato bahasa Inggris) dan Poem (pembacaan puisi bahasa Inggris). Kompetisi ini diselenggarakan oleh Mr. Irawan dan Miss Dinny sebagai bagian dari evaluasi sekaligus wadah bagi siswa untuk menunjukkan kemampuan berbahasa Inggris secara langsung.

Pada cabang Speech, tiga siswa berhasil meraih posisi juara, yaitu Letisha, Sayida, dan Nabil. Sementara itu, pada cabang Poem, tiga siswa yang berhasil menjadi juara adalah Gisel, Darka, dan Amira.

Letisha, peraih juara pertama cabang Speech, mengaku tidak menyangka dapat memperoleh hasil terbaik. Menurutnya, sejak awal ia tidak memiliki ekspektasi tinggi untuk menjadi juara karena merasa masih ada teman-temannya yang memiliki kemampuan lebih unggul.

“Sebetulnya tidak ada ekspektasi bakal dapat juara, apalagi juara satu. Saya berpikir masih ada teman yang lebih unggul daripada saya,” ungkapnya.

Di balik keberhasilannya, Letisha memiliki cara tersendiri dalam mempersiapkan diri. Ia memilih berlatih secara konsisten setiap hari daripada memaksakan diri untuk menghafalkan seluruh materi sekaligus. Baginya, membaca berulang kali sambil memahami dan menguasai isi materi merupakan cara yang lebih efektif.

Materi speech yang dibawakannya mengangkat perbandingan cara manusia belajar dan mencari informasi pada masa dahulu dengan kehidupan sekarang. Jika dahulu masyarakat memiliki keterbatasan teknologi dalam memperoleh informasi, kini kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) memberikan kemudahan bagi manusia untuk belajar dan mengakses berbagai pengetahuan.

Suasana Farewell Party semakin meriah dengan berbagai penampilan yang disuguhkan oleh para siswa. Mereka menampilkan beragam kemampuan berbahasa Inggris melalui pembacaan poem (puisi), menyanyi, drama, hingga speech (pidato). Setiap penampilan menjadi kesempatan bagi siswa untuk menunjukkan hasil pembelajaran selama mengikuti program kelas khusus bahasa. Selain mengasah keterampilan berbahasa Inggris, kegiatan ini juga melatih keberanian, kreativitas, dan kepercayaan diri siswa untuk tampil di hadapan teman-teman serta para pengajar.

Sementara itu, Viola Gizel 8A, peraih juara pertama cabang Poem, mengungkapkan bahwa keberhasilannya didukung oleh kemampuan pelafalan (pronunciation) yang baik dan suara yang jelas. Ia juga terbiasa melatih kemampuan membaca puisi secara mandiri bersama orang tuanya di rumah.

Menurut Viola, membaca puisi bahasa Inggris tidak cukup hanya dengan memperhatikan pelafalan kata. Pembaca juga perlu memahami tanda baca, mengatur nada, serta memberikan penekanan pada kalimat yang mengandung majas agar pesan puisi tersampaikan dengan baik.

Puisi yang dibawakannya mengangkat tema kecintaan terhadap laut beserta segala keindahan alamiahnya. Melalui pembacaan puisi tersebut, ia berusaha menyampaikan pesan tentang keindahan laut yang patut dicintai dan dijaga.

Rangkaian kegiatan ini menjadi bukti bahwa pembelajaran Kelas Khusus Bahasa MTsN 2 Sidoarjo tidak hanya berfokus pada teori di dalam kelas. Melalui pendampingan intensif, praktik, dan kompetisi, siswa mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan kepercayaan diri, keberanian tampil di depan umum, serta keterampilan berkomunikasi dalam bahasa Inggris.

.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *