Bakesbangpol Sidoarjo Gelar Sosialisasi Pencegahan Potensi Konflik Antar Umat Beragama di Arayanna Trawas Mojokerto

Click to share!

Sidoarjo, 6 Februari 2025 – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Sidoarjo menggelar acara Sosialisasi Pencegahan Potensi Konflik Antar Umat Beragama yang diselenggarakan di Arayanna Trawas, Mojokerto pada Rabu-Kamis, 5-6 Februari 2025. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta mempererat hubungan antar umat beragama di Kabupaten Sidoarjo, khususnya di Kecamatan Prambon.

Hadir dalam kesempatan ini Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Sidoarjo, Muhammad Ainur Rahman, yang menyampaikan pentingnya menjaga kerukunan antar umat beragama dalam rangka menjaga stabilitas sosial di Sidoarjo. Selain itu, turut hadir Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sidoarjo, M. Idham Kholiq, Kepala Bidang Kewaspadaan Nasional dan Penanganan Konflik Bakesbangpol Sidoarjo, Dewi Kania, serta Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Sidoarjo, Mufi Imron Rosyadi.

Dalam sesi materi, Mufi Imron Rosyadi menyampaikan pemaparan mengenai “Aktualisasi Moderasi Beragama dalam Pencegahan Konflik” kepada para peserta yang terdiri dari tokoh agama, pemuda, dan tokoh masyarakat Kecamatan Prambon. Mufi menjelaskan pentingnya nilai-nilai moderasi beragama sebagai landasan untuk membangun kerukunan antar umat beragama serta mencegah potensi terjadinya konflik. Ia juga mengingatkan para peserta agar terus mengedepankan toleransi dan saling menghormati dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam konteks sosial maupun keagamaan.

Selain itu, Dewi Kania dalam kesempatan ini menekankan perlunya upaya bersama dari berbagai elemen masyarakat, termasuk pemerintah, untuk menjaga kondusivitas dan menghindari tindakan yang dapat memicu ketegangan antar kelompok agama. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam menciptakan suasana yang harmonis dan saling menghargai antar umat beragama di Sidoarjo.

Acara ini juga dilanjutkan dengan diskusi interaktif yang melibatkan peserta, di mana mereka dapat berbagi pengalaman dan pandangan terkait upaya pencegahan potensi konflik antar umat beragama di daerah masing-masing. Peserta sangat antusias mengikuti kegiatan ini, berharap dapat memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan menjaga kerukunan di tengah masyarakat yang majemuk.

Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan Kabupaten Sidoarjo dapat terus menjadi daerah yang aman, damai, dan harmonis, dengan masyarakat yang saling menghormati serta menjaga kerukunan antar umat beragama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *