Collaborative Discussion Kearsipan Bahas Perlindungan dan Pemeliharaan Arsip Vital

Click to share!

Sidoarjo, 3 September 2025 – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sidoarjo menyelenggarakan kegiatan Collaborative Discussion yang fokus membahas Perlindungan dan Pemeliharaan Arsip Vital, Rabu (3/9/2025). Acara yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting ini diikuti sedikitnya 250 peserta yang terdiri atas ASN pengelola kearsipan di lingkungan Kemenag Kabupaten Sidoarjo dan dari berbagai unit kerja Kementerian Agama di seluruh Indonesia.

Damar Aji Nugraha, S.I.P, Arsiparis Kementerian Agama Kabupaten Sidoarjo, menjelaskan bahwa kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan arsip vital. “Arsip memiliki karakteristik penting, mulai dari aspek hukum, nilai strategis, kepentingan administratif, hingga risiko besar jika hilang atau rusak. Karena itu, diperlukan pemahaman bersama agar pengelolaan arsip dapat lebih tertib, aman, dan mendukung tata kelola organisasi,” paparnya.

Diskusi ini menghadirkan keynote speaker utama yaitu Diantyo Nugroho, S.H., M.A, Ketua Tim Perumusan Kebijakan Tata Kelola Kearsipan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI). Dalam paparannya, ia menjelaskan bahwa arsip vital merupakan arsip yang keberadaannya menjadi persyaratan dasar bagi kelangsungan operasional organisasi, tidak dapat diperbarui, dan tidak tergantikan apabila rusak atau hilang.

“Program arsip vital adalah tindakan dan prosedur yang sistematis dan terencana yang bertujuan untuk memberikan perlindungan dan menyelamatkan arsip vital pencipta arsip pada saat darurat atau setelah terjadi musibah,” jelas Diantyo mengutip ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan.

Lebih lanjut, ia juga memaparkan langkah-langkah program arsip vital yang mencakup identifikasi, perlindungan dan pengamanan, serta penyelamatan dan pemulihan. “Arsip vital harus dipastikan tetap autentik, utuh, aman, dan selamat, baik melalui metode duplikasi, pemencaran (dispersal), maupun penyimpanan khusus menggunakan vaulting,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, Kemenag Sidoarjo berharap seluruh pengelola kearsipan di lingkungan Kementerian Agama dapat lebih memahami urgensi program arsip vital serta mampu menerapkannya di unit kerja masing-masing, sehingga arsip tetap terlindungi sebagai aset penting negara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *