Dukung Pengelolaan Sampah Organik, Utusan MTsN 4 Sidoarjo Ambil Bantuan Tong Komposter di DLHK Sidoarjo

Click to share!

Dukung Pengelolaan Sampah Organik, Utusan MTsN 4 Sidoarjo Ambil Bantuan Tong Komposter di DLHK Sidoarjo

SIDOARJO (MTsN 4) — Dalam upaya memperkuat komitmen sebagai sekolah Adiwiyata Nasional, tim Adwiyata utusan dari MTsN 4 Sidoarjo secara langsung mendatangi Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Sidoarjo pada hari ini, Kamis, 6 Agustus 2026, untuk melakukan pengambilan bantuan Tong Komposter.

Pengambilan sarana pengolahan sampah organik ini dilaksanakan mulai pukul 10.00 WIB di Kantor DLHK Kabupaten Sidoarjo, Jl. Raya Siwalanpanji No. 36, Buduran, Sidoarjo.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Tugas Kepala MTsN 4 Sidoarjo yang diterbitkan oleh Kepala Madrasah, Islakhah Wahyuni, mengacu pada Surat Pemberitahuan DLHK Kabupaten Sidoarjo tentang pemberian sarana pengelolaan sampah bagi sekolah Adiwiyata se-Kabupaten Sidoarjo.

Untuk memastikan proses penyerahan dan penerimaan bantuan berjalan lancar, Kepala MTsN 4 Sidoarjo menugaskan 4 (empat) orang personel ASN/Pegawai madrasah yang bertindak sebagai tim penanggung jawab pengambilan: Nur Sjamsuarini Pudji Astutik, S.Ag., M.Pd. (Ketua Tim Adiwiyata MTsN 4 Sidoarjo), Aisatul Mufarrohah, S.Pd.I. (Humas MTsN 4 Sidoarjo), Aries Prasetya Kasim, S.E. (Penata Layanan Operasional) dan Ahmad Afandi Asyani (Operator Layanan Operasional)

Keempat petugas tersebut hadir secara resmi mewakili pihak madrasah untuk menerima bantuan fasilitas pendukung kebersihan tersebut.

Wujudkan Lingkungan Madrasah Bersih dan Mandiri Sampah

Program pembagian tong komposter oleh DLHK Sidoarjo ini merupakan bagian dari Program Peningkatan Pendidikan, Pelatihan, dan Penyuluhan Lingkungan Hidup untuk Masyarakat.

Dengan diterimanya Tong Komposter ini, MTsN 4 Sidoarjo berkomitmen untuk memaksimalkan pengolahan sampah organik—seperti dedaunan gugur di area sekolah serta sisa makanan—menjadi pupuk kompos secara mandiri. Selain itu, sarana ini diharapkan dapat menjadi media pembelajaran dan edukasi praktis bagi para siswa untuk menumbuhkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan sejak dini. (farah_ame)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *