Gelar Pembinaan ASN Kakanwil Provinsi Jawa Timur Terapkan Filosofi Baris Berbaris

Click to share!


Kab Sidoarjo ( Humas) Kementerian Agama Kab Sidoarjo menggelar silaturahim dan pembinaan ASN oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur dalam rangka Hari Amal Bakti Kementerian Agama ke 76 bertajuk transpformasi layanan umat.Hadir seluruh pejabat di lingkkungan kementerian agama kab sidoarjo ( Ka Subag TU, Kasi, Kepala KUA , Kepala madrasah , pengawas sekolah , penghulu, penyuluh Agama Islam Fungsional , Guru DPK dan ASN kantor Induk ) dan perwakilan tokoh agama dari enama Agama ( Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha dan Konghucu ) , acara ini tetap mengedepankan protokol Kesehatan . dengan mengambil tempat di holl kemenag selasa 18/1/2022.
M Amir Sholehuddin sebagai nahkoda di lingkungan kantor kementerian agama kab sidoarjo mengucapakan selamat datang dan Ucapan terima kasih yang tak terhingga telah meluangkan waktu di tengah tengah kesibukan Kakanwil Kemenag Prov Jatim dan permohona maaf manakala ada kekurangan di acara silaturahim ini.
Untuk menjawab tantangan perkembangan zaman yang semakin pesat Husnul Marom selaku Kakanwil Kemenaga Provinsi Jawa Timur menyampaikan beberapa program unggulan Kementerian Agama yang perlu dilaksanakan anatara lain
1, Kekuatan moderasi , 2. Transformasi digital, 3. Revitalisasi KUA , 4. Kemandirian pondok pesantren, 5. Cyber Islamic University , hal ini di bentuk untuk menjawab tantangan perkembangan zaman terlebih di masa pandemi covid 19 yang mengharuskan banyak dilakukan secara dengan daring , CIU di harapkan bisa memfasilitasi guru guru madrasah hingga tenaga kerja (TKI) yang kesulitan melanjutkan pendidikan sarjaana ,6. Religiousity Indek, sistem respon dan peringatan dini tentang kondisi kerukunan di suatu daerah praktek beragama harus sesuaidengan esensinya , untuk mendapatkan nilai baik dalam hal KUB di perlukan kerjasama dan sinegi seluruh pihak dan pemangku kepentingan 7. Tahun Toleransi , penilaian kerukuran beragama menjadi modal awal dalam menyongsong tahun toleransi .
Pria panggialan akrap marrom ini menegaskan bahwa kami dalam menahkodai Kementerian Agama Provinsi jawa timur memakai filosofi baris berbaris ,masinis membawa gerbong kereta api dan kereta api cepat dan manakala ada yang balilo akan kita keluarkan dari barisan.
Diakhir acara doa bersama dari enam Agama ( Islam , kristen, Katolik, hIndu, buda dan konghucu , doa dimaksud untuk keselamatan bangsa dari Covid 19.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *