High-Level Spiritual Experience: MTsN 1 Sidoarjo Sukses Gelar Lailatul Qira’ah Bersama Qori Internasional

Click to share!

Kabupaten Sidoarjo (MTsN 1) – Menjemput keberkahan di bulan suci, MTsN 1 Sidoarjo menggelar kegiatan Pondok Ramadan bertajuk “Merajut Kebersamaan dalam Rengkuh Cahaya Al-Qur’an melalui Lailatul Qira’ah”. Acara yang berlangsung khidmat pada Senin (09/03) ini menjadi momentum spiritual bagi seluruh warga madrasah untuk mempererat ukhuwah sekaligus mendalami nilai-nilai Al-Qur’an.

Kemeriahan acara ini semakin terasa istimewa dengan kehadiran Kepala Kantor Kementerian Agama (KanKemenag) Kabupaten Sidoarjo Mufi Imron Rosyadi beserta Kasubbag TU Rohmat Nasrudin serta Kasi Pendma Ahmad Fathoni Kemenag Kabupaten Sidoarjo. Tak hanya itu, kolaborasi apik dengan Jami’iyah Qura’ Wal Huffadz (JQH) Cabang Sidoarjo menghadirkan lantunan ayat-ayat suci yang menggetarkan jiwa, menghidupkan suasana malam di MTsN 1 Sidoarjo dengan nuansa hangat. Salah satunya Sayyid Zulfikar Basyaiban Al-Idrisi yang merupakan  Qori’ internasional, pendakwah, dan YouTuber terkemuka asal Sidoarjo, Jawa Timur, yang dikenal memiliki suara merdu.

Kegiatan dimulai tepat setelah matahari terbenam, diawali dengan salat Isya dan Tarawih berjamaah yang diikuti oleh seluruh siswa, guru, dan staf. Puncak acara, Lailatul Qira’ah, menjadi magnet utama di mana para qari terbaik dari JQH Sidoarjo melantunkan ayat suci Al-Qur’an dengan nagham (irama) yang memikat, membawa hadirin larut dalam tadabur.

Setelah jeda istirahat sejenak untuk memulihkan energi, rangkaian kegiatan berlanjut pada sepertiga malam terakhir yakni Qiyamul Lail untuk mengetuk pintu langit melalui deretan salat sunnah di keheningan malam, dilanjut dengan sahur bersama untuk menanamkan nilai kesederhanaan dan kebersamaan dalam satu nampan persaudaraan, kemudian kegiatan salat subuh dan Dhuha berjamaah.

Sebagai pemungkas rangkaian spiritual ini, Kepala MTsN 1 Sidoarjo Achmad Saifullah memberikan Kajian Kitab Kuning. Dalam sesi ini, beliau membedah khazanah keilmuan klasik yang relevan dengan tantangan zaman, membekali para siswa dengan pemahaman agama yang moderat dan mendalam.

Guyuran hujan yang menyapa malam itu tak menyurutkan antusiasme warga madrasah untuk bersimpuh dalam zikir. Dalam pesannya yang menyentuh, Achmad Saifullah menegaskan bahwa Lailatul Qira’ah ini adalah momentum krusial untuk menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an ke akar karakter siswa. “Harapannya, kita tidak hanya cerdas secara akal, namun juga tumbuh dewasa dalam rengkuhan cahaya ilahi Al-Qur’an yang menuntun jalan hidup kita.” Imbuhnya dalam sambutannya.

Menurut salah satu siswa Edgina menyampaikan, “Awalnya saya pikir akan melelahkan menginap di madrasah, tapi setelah ikut semua rangkaiannya, dari sahur bareng sampai ngaji kitab kuning, rasa capeknya kalah sama rasa senangnya bisa kumpul dan ibadah bareng teman-teman seangkatan, jadinya seru.” tambahnya di sela-sela kegiatan pondok Ramadan..

Melalui perhelatan ini, MTsN 1 Sidoarjo sukses membuktikan bahwa pendidikan bukan hanya soal transformasi ilmu di kelas, melainkan juga penempaan karakter melalui pengalaman spiritual yang berkesan.

Penasaran dengan syahdunya suasana Lailatul Qira’ah semalam? Simak highlight kegiatan, kutipan inspiratif, hingga momen-momen menyentuh lainnya dengan mengunjungi youtube podcast channel kami di https://youtube.com/live/_5unX4wcODM?feature=share  atau ikuti update terbaru kami di Instagram dan TikTok resmi MTsN 1 Sidoarjo. (Senja)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *