Sidoarjo — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa-siswi madrasah Kabupaten Sidoarjo dalam ajang Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2025 yang berlangsung di Banten pada 11–14 November 2025. Jawa Timur resmi dinobatkan sebagai Juara Umum Nasional, dan Sidoarjo turut berkontribusi dengan meraih dua medali perunggu pada bidang sains madrasah.
Dua medali tersebut dipersembahkan oleh:
- Muhammad Nabil Zamzami, siswa MAN Sidoarjo, peraih Medali Perunggu bidang Fisika MA.
- Niswa Mahmuda Rodiana, siswi MA Al Machfudzoh Jabon, peraih Medali Perunggu bidang Matematika MA.


Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sidoarjo, Drs. Mufi Imron Rosyadi, M.E.I, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas capaian tersebut. Menurutnya, raihan ini menunjukkan bahwa pembinaan sains di madrasah Sidoarjo terus berkembang dan mampu bersaing di tingkat nasional.
“Alhamdulillah, dua medali berhasil diraih siswa-siswi kita. Ini bukan hanya kebanggaan bagi madrasah masing-masing, tetapi juga kontribusi nyata untuk Jawa Timur sehingga menjadi juara umum nasional OMI 2025,” ujarnya.
Mufi juga mengapresiasi kerja keras guru pembimbing, kepala madrasah, serta seluruh pihak yang terlibat dalam menyiapkan para peserta hingga mencapai panggung nasional.
Gelaran OMI 2025 yang diselenggarakan oleh Direktorat KSKK Madrasah ini menjadi ajang bergengsi tahunan untuk meningkatkan literasi sains, kreativitas, serta kompetisi akademik siswa madrasah di seluruh Indonesia. Tahun ini, kompetisi diikuti ratusan peserta dari berbagai provinsi dengan kategori mata pelajaran tingkat MA dan MTs.
Raihan dua medali dari Sidoarjo diharapkan menjadi pemacu semangat madrasah lain untuk terus meningkatkan mutu pembelajaran, khususnya pada bidang kompetisi sains. Kemenag Sidoarjo berkomitmen untuk terus mendukung pembinaan prestasi akademik siswa madrasah pada tahun-tahun berikutnya.