Sidoarjo — Kementerian Agama Kabupaten Sidoarjo bersama Balai Pemasyarakatan Kelas I Surabaya melaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) pelayanan Griya Abhipraya dalam rangka penguatan sinergi lintas sektor pada penyelenggaraan pemasyarakatan. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa (3/3/2026) bertempat di Aula Gajah Mada Bapas Kelas I Surabaya.
Penandatanganan MoU ini dihadiri oleh Kepala Kemenag Kabupaten Sidoarjo Mufi Imron Rosyadi, Kepala Bapas Kelas I Surabaya Surakhmat, serta para pemangku kepentingan lintas sektor yang tergabung dalam kerja sama pengelolaan layanan Griya Abhipraya. Turut hadir perwakilan Badan Narkotika Nasional Kabupaten Sidoarjo, unsur TNI, akademisi dari Universitas Surabaya dan Universitas Negeri Surabaya, serta perwakilan instansi pemerintah, dunia usaha, lembaga sosial, lembaga bantuan hukum, dan unsur keagamaan yang juga merupakan para stakeholder yang menandatangani kerja sama tersebut.

Kerja sama dalam penyelenggaraan dan pengelolaan layanan Griya Abhipraya ini merupakan wadah pembinaan dan pemberdayaan klien pemasyarakatan. Kesepakatan ini bertujuan meningkatkan sinergi lintas sektor, meningkatkan kualitas layanan pembinaan, perawatan, dan pembimbingan kemasyarakatan, serta memperkuat pelibatan masyarakat dalam mendukung proses reintegrasi sosial klien pemasyarakatan.
Ruang lingkup kerja sama yang disepakati meliputi peningkatan kapasitas pembimbing dan asesor pemasyarakatan, peningkatan kapasitas klien pemasyarakatan, penyediaan layanan pembinaan di bidang kepribadian, kemandirian, hukum, dan kemasyarakatan, serta dukungan sarana dan prasarana pendukung. Pelaksanaan kerja sama ini akan ditindaklanjuti melalui penyusunan rencana kegiatan dan program bersama oleh para pihak sesuai tugas dan fungsi masing-masing.
Melalui penandatanganan MoU pelayanan Griya Abhipraya dan PKS Pokmas Lipas ini, disepakati penguatan peran masyarakat sebagai mitra strategis dalam mendukung pembimbingan kemasyarakatan, pemberdayaan klien pemasyarakatan, serta pelaksanaan program pembinaan yang berkelanjutan dan berbasis kolaborasi.
Keikutsertaan Kementerian Agama Kabupaten Sidoarjo dalam kerja sama ini merupakan bentuk komitmen dalam mendukung pembinaan kepribadian dan penguatan nilai-nilai keagamaan bagi klien pemasyarakatan, sebagai bagian dari upaya membangun sistem pemasyarakatan yang humanis, partisipatif, dan berorientasi pada reintegrasi sosial.