Kemenag Sidoarjo Gelar Pelatihan Pelayanan Keagamaan untuk Tingkatkan Kualitas Tenaga Ahli Agama

Click to share!

Sidoarjo, 5 November 2024 – Dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan keagamaan di masyarakat, Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sidoarjo bekerja sama dengan PD Dewan Masjid Indonesia (DMI) mengadakan pelatihan bagi tenaga ahli agama. Kegiatan yang diselenggarakan pada Selasa, 5 November 2024, ini bertempat di Aula Al-Ikhlas II dan dihadiri oleh 13 peserta perwakilan dari kecamatan-kecamatan di Kabupaten Sidoarjo.

Pelatihan kali ini difokuskan pada tiga materi utama yang sangat penting bagi para tenaga ahli agama yang bertugas di masyarakat, yakni Ilmu Fiqih Munakahat (Fiqih Pernikahan), Pemulasaran Jenazah, dan Baca Al-Qur’an.

Dalam sambutannya, Kepala Kemenag Kabupaten Sidoarjo, Bapak Mufi Imron Rosyadi, menyampaikan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk memperdalam pengetahuan para mudin dan tenaga keagamaan lainnya agar dapat memberikan pelayanan terbaik bagi umat. “Sebagai seorang tenaga ahli agama, baik itu mudin maupun lainnya, kita harus memiliki pengetahuan yang mumpuni dalam beberapa bidang, seperti fiqih pernikahan, pemulasaran jenazah, dan kemampuan membaca Al-Qur’an. Hal ini tidak hanya untuk meningkatkan kualitas diri, tetapi juga untuk memastikan pelayanan keagamaan yang diberikan sesuai dengan syariat,” ungkap Bapak Mufi.

Beliau juga menambahkan, ilmu fiqih munakahat, khususnya mengenai pernikahan, sangat penting dipahami oleh setiap tenaga ahli agama. “Seorang mudin harus memahami dengan benar syarat dan rukun pernikahan dalam Islam, termasuk kewajiban untuk memastikan wali nikah sesuai dengan nasab yang sah,” lanjutnya.

Materi lainnya yang turut diberikan dalam pelatihan ini adalah pemulasaran jenazah, yang dianggap sebagai salah satu aspek penting dalam pelayanan keagamaan. “Mudin harus memiliki pengetahuan yang memadai tentang tata cara memandikan, mengkafani, dan menyalatkan jenazah sesuai dengan syariat Islam. Pemahaman ini harus diterapkan dengan baik agar pelayanan terhadap jenazah dapat dilakukan dengan benar,” ujar Bapak Mufi.

Selain itu, pelatihan ini juga mengutamakan pentingnya kemampuan membaca dan menulis Al-Qur’an dengan benar. “Melalui pelatihan ini, kita berharap peserta dapat lebih meningkatkan kemampuan baca tulis Al-Qur’an, yang merupakan dasar penting dalam pendidikan agama,” tambahnya.

Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang, tidak hanya bagi peserta, tetapi juga bagi masyarakat di Kabupaten Sidoarjo, dengan terciptanya tenaga ahli agama yang lebih terampil dan kompeten. Dengan demikian, diharapkan kualitas pelayanan keagamaan di tingkat kecamatan dan desa dapat semakin baik, serta memberikan kontribusi yang besar terhadap pemahaman agama yang lebih mendalam dan praktis dalam kehidupan sehari-hari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *