Sidoarjo, 18 November 2024 – Apel Senin pagi (18/11) di halaman Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sidoarjo dihadiri oleh seluruh pegawai ASN, baik di kantor induk maupun KUA, dengan Pembina Apel Kepala Kankemenag Sidoarjo, Mufi Imron Rosyadi. Dalam kesempatan tersebut, Mufi Imron Rosyadi menegaskan pentingnya dukungan penuh terhadap Asta Cita yang dicanangkan oleh pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

Dalam kesempatan tersebut, Mufi menegaskan bahwa Kementerian Agama memiliki peran strategis dalam mewujudkan beberapa poin dari Asta Cita, yang sangat relevan dengan tugas dan tanggung jawab Kemenag di bidang pembangunan sumber daya manusia, pemberdayaan ekonomi, serta menjaga kerukunan antar umat beragama.
“Asta Cita adalah panduan kita untuk menuju Indonesia yang lebih maju dan sejahtera. Dalam hal ini, Kementerian Agama diharapkan dapat berkontribusi secara maksimal dalam poin-poin yang menjadi fokus kita, khususnya dalam penguatan SDM, pemerataan ekonomi, dan menjaga harmoni kehidupan antar umat beragama,” ungkap Mufi dalam arahannya.
Asta Cita sendiri mencakup 8 misi utama yang harus diwujudkan untuk menjadikan Indonesia sebagai negara yang maju, sejahtera, dan adil. Beberapa poin utama yang menjadi fokus Kemenag adalah pada point ke 4-8:
- Memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM), sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, prestasi olahraga, kesetaraan gender, serta penguatan peran perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas. Mufi menekankan pentingnya peningkatan kualitas SDM, yang tidak hanya mencakup bidang pendidikan, tetapi juga penguatan peran perempuan, pemuda, serta penyandang disabilitas. “Kementerian Agama memiliki peran penting dalam mendorong pengembangan SDM yang berkarakter, berkualitas, dan siap menghadapi tantangan global,” tambahnya.
- Membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan. Pemerataan ekonomi menjadi hal yang sangat krusial. Mufi mengingatkan seluruh ASN di Kankemenag untuk berpartisipasi dalam program-program yang bertujuan mengurangi kesenjangan sosial dan ekonomi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah Indonesia, termasuk desa-desa terpencil.
- Memperkuat reformasi politik, hukum, dan birokrasi, serta memperkuat pencegahan dan pemberantasan korupsi dan narkoba. Kementerian Agama diminta untuk turut mendukung reformasi birokrasi dengan menciptakan pemerintahan yang lebih transparan dan akuntabel. Selain itu, ASN Kemenag juga diharapkan berperan aktif dalam mencegah dan memberantas korupsi serta narkoba, guna menciptakan pemerintahan yang bersih dan bebas dari penyalahgunaan wewenang.
- Memperkuat penyelarasan kehidupan yang harmonis dengan lingkungan, alam, dan budaya, serta peningkatan toleransi antarumat beragama untuk mencapai masyarakat yang adil dan makmur. Mufii menegaskan bahwa Kemenag memiliki peran sentral dalam menciptakan kerukunan umat beragama. Selain itu, pentingnya menjaga keberagaman budaya dan lingkungan hidup juga menjadi tugas bersama untuk membangun Indonesia yang adil dan makmur.
Melalui apel ini, Mufi mengajak seluruh ASN Kemenag Sidoarjo untuk terus berkomitmen mewujudkan Asta Cita, dengan memperkuat sinergi antar lembaga dan mendorong masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan nasional. “Mari kita menjadi bagian dari perubahan yang lebih baik untuk Indonesia, demi tercapainya Indonesia Emas 2045,” tutupnya.
Dengan semangat ini, diharapkan Kementerian Agama dapat memberikan kontribusi signifikan dalam memajukan Indonesia dari segala sisi, baik dalam bidang ideologi, pertahanan, pangan, hingga memperkuat toleransi antar umat beragama.’
