Prambon, 23 Oktober 2026 – Kantor Urusan Agama (KUA) Prambon melaksanakan kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) bagi seluruh murid SMA Budi Utomo Prambon, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi dan pembinaan kepada para remaja agar mampu menghindari perilaku menyimpang serta memahami pentingnya pencegahan penularan HIV/AIDS.
Hadir dalam kegiatan tersebut empat Penyuluh Agama Islam KUA Prambon, yaitu Santoso, S.Ag., Maiwanto, S.Ag., Slamet Edi Purnomo, S.S., dan Istipada, S.H. Mereka memberikan materi yang berkaitan dengan kehidupan remaja, pembentukan karakter, serta pentingnya menjaga kesehatan dan masa depan.
Dalam penyampaian materi tentang kenakalan remaja, para peserta diberikan pemahaman mengenai berbagai bentuk perilaku yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain, seperti perundungan (bullying), tawuran antarpelajar, membolos sekolah, penyalahgunaan narkoba, pergaulan berisiko, serta penggunaan media sosial yang tidak bijak.

Selain membahas kenakalan remaja, kegiatan BRUS juga memberikan edukasi mengenai pencegahan penularan HIV/AIDS. Materi ini menekankan pentingnya memahami fakta tentang HIV, mengetahui cara penularannya, menghindari perilaku berisiko, serta tidak memberikan stigma atau diskriminasi kepada orang yang hidup dengan HIV.
Para peserta diingatkan bahwa pengetahuan yang benar merupakan salah satu langkah penting dalam menjaga kesehatan diri dan lingkungan. Remaja juga didorong untuk mencari informasi dari sumber tepercaya serta memanfaatkan layanan konseling dan kesehatan apabila membutuhkan bantuan.
Dalam kesempatan tersebut, Istipada, S.H., menyampaikan pesan motivasi kepada para murid agar senantiasa menjaga diri dan tidak mengorbankan masa depan hanya demi kesenangan sesaat.
“Jangan gadaikan masa depan hanya demi kebahagiaan sesaat. Kalian berhak memiliki masa depan yang cerah, meraih cita-cita, membahagiakan orang tua, dan menjadi generasi yang membanggakan agama, bangsa, serta keluarga. Masa muda hanya sekali, maka gunakanlah untuk mempersiapkan diri, bukan untuk menyesali keputusan di kemudian hari,” tegas Istipada.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa masa remaja merupakan fase penting dalam membentuk karakter, menentukan arah kehidupan, dan mempersiapkan masa depan. Oleh karena itu, setiap remaja perlu membekali diri dengan pengetahuan, nilai-nilai agama, tanggung jawab, serta kemampuan membedakan perilaku yang baik dan buruk.

Melalui kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah ini, Penyuluh Agama Islam KUA Prambon berharap seluruh murid SMA Budi Utomo dapat tumbuh menjadi generasi muda yang sehat, berakhlak mulia, berprestasi, dan bertanggung jawab. Para remaja juga diharapkan mampu menjadi pelopor perilaku positif di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya pembinaan generasi muda agar tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, kepedulian sosial, serta kesadaran untuk menjaga kesehatan diri dan menghormati sesama.
Dengan bekal edukasi dan motivasi tersebut, para murid diharapkan mampu memanfaatkan masa muda untuk mengembangkan potensi, mengejar cita-cita, dan mempersiapkan diri menjadi generasi penerus bangsa yang membanggakan agama, kelu