
Kabupaten Sidoarjo (MTsN 1) – Dalam upaya menumbuhkan kesadaran ekologis dan kepedulian lingkungan sejak dini, MTsN 1 Sidoarjo menggelar kegiatan kokurikuler bertajuk “Green Finger Project” pada Jumat (18/9). Mengusung motto “Tanam Hari ini, Hirup Esok Hari,” aksi kolaboratif ini melibatkan seluruh siswa kelas 7 dan 8 untuk bergerak bersama melakukan penanaman pohon, pembersihan lingkungan, hingga kampanye edukasi di area madrasah.
Aksi lingkungan ini juga sebagai peringatan Hari Ozon yang secara resmi dimulai pukul 08.00 WIB diawali dengan pembukaan serta briefing teknis dari Tim Kokurikuler. Selain membekali siswa dengan tata cara menanam yang benar, sesi pembekalan juga menyelipkan pemahaman mengenai pentingnya fungsi lapisan ozon bagi kehidupan. Usai pembekalan, para siswa langsung menyebar ke berbagai zona kerja yang telah ditentukan, mulai dari area taman-taman kelas, Green House, lapangan golf mini, hingga taman buah di dekat sungai.
Kepala MTsN 1 Sidoarjo Drs. Achmad Saifullah, M.Pd.I. menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah nyata madrasah dalam merawat alam sekaligus membentuk karakter siswa. “Melalui Green Finger Project, kami tidak hanya mengajari siswa cara menanam, tetapi juga menanamkan rasa kepemilikan dan tanggung jawab terhadap lingkungan. Pohon yang ditanam hari ini adalah investasi keberlanjutan dan oksigen bagi generasi mendatang,” ujar Kepala Madrasah.

Guna memastikan efektivitas dan keterlibatan aktif setiap peserta didik, kegiatan ini mengusung mekanisme pembagian peran yang terstruktur ke dalam tiga tim utama yakni Pertama, Tim Penghijauan dengan bertugas menggali tanah, merapikan, menanam dua pohon perwakilan kelas, serta menyiramnya. Kedua, Tim Penyelamat Lingkungan dengan Fokus menjaga kebersihan dan kerapian lingkungan madrasah di zona kerja masing-masing. Ketiga, Tim Dokumentasi dan Kampanye yakni Mendokumentasikan seluruh rangkaian aksi serta melakukan wawancara singkat bersama guru, staf, dan rekan sebaya mengenai komitmen menjaga bumi.
Sementara itu, Waka Kurikulum MTsN 1 Sidoarjo, Siti Ta’mirul Ummah, M.Pd. menyampaikan bahwa program ini didesain terintegrasi dengan pembelajaran berbasis proyek yang menyenangkan dan kontekstual. “Kegiatan kokurikuler ini berlangsung berkelanjutan hingga akhir semester. Untuk laporan evaluasi, kami memberikan ruang kreativitas seluas-luasnya bagi siswa melalui media modern seperti vlog edukasi, mading 3D, hingga Paspor Pohon, sehingga proses belajar terasa lebih relevan dan bermakna,” ungkap beliau.

Lebih dari sekadar aksi seremonial penanaman, Green Finger Project merupakan komitmen jangka panjang. Tanggung jawab para siswa untuk merawat dan memantau kondisi tanaman akan terus melekat hingga akhir semester tahun ajaran 2026/2027.
Melalui pengalaman belajar langsung ini, MTsN 1 Sidoarjo berharap dapat menciptakan iklim belajar yang asri dan nyaman. Lebih dari itu, kegiatan ini ditujukan untuk menempa karakter siswa agar menjadi generasi yang santun, berprestasi, konsisten, serta memiliki kepedulian tinggi terhadap keberlanjutan alam tempat mereka tumbuh dan belajar. (Senja)