Sidoarjo – Halaman MIN 1 Sidoarjo seketika berubah menjadi lautan semangat yang sejuk saat suasana religius nan ceria menyatu dalam peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 H pada Rabu, 04 Februari 2026. Rangkaian acara yang dikemas begitu meriah ini tidak sekadar menjadi selebrasi tahunan, namun juga menjadi momentum emas bagi seluruh warga madrasah untuk “memanaskan mesin” spiritual menyambut bulan suci Ramadhan yang sudah di depan mata. Dengan penuh kehangatan, momentum ini dimanfaatkan sebagai langkah nyata untuk memperbaiki diri, mempererat kedekatan kepada Allah SWT, serta memupuk rasa cinta yang lebih mendalam kepada sang teladan mulia, Nabi Muhammad SAW.

Di sela-sela padatnya agenda hari ini, Ibu Sri Utami, M.Pd. sukses menyulap suasana pembukaan kegiatan menjadi begitu meriah dan penuh tawa berkat pembawaannya yang hangat nan enerjik. Keceriaan semakin memuncak saat beliau memberikan tantangan spontan seputar peristiwa Isra Mikraj, di mana dengan penuh semangat beliau memanggil salah satu siswa pemberani yang berhasil menjawab pertanyaan dengan sangat tepat untuk naik ke atas panggung. Momen interaksi yang jenaka namun sarat makna ini tak pelak menciptakan atmosfer yang sangat berkesan, membuktikan bahwa belajar sejarah agama pun bisa dikemas dengan cara yang seru, akrab, dan tentu saja bikin semua mata terpana.
Peringatan tahun ini menjadi panggung kreativitas bagi para siswa. Sejak pagi, kemeriahan sudah terasa dengan berbagai penampilan bakat yang memukau. Kegiatan ini dibuka dengan tabuhan perkusi ritmis yang mengiringi vokal sholawat membangkitkan semangat seluruh hadirin. Suasana semakin memanas ketika dai-dai cilik tampil percaya diri di atas panggung, menyampaikan pesan kebaikan dengan gaya yang menggemaskan namun berbobot di balut dalam 3 Bahasa; yaitu Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan juga Bahasa Arab. Seluruh hadirin dibuat tercengang dengan penampilan lantunan suara merdu para siswa dalam menyanyikan lagu-lagu religi yang berhasil membawa suasana menjadi syahdu dan khidmat.

Memasuki inti acara, suasana yang tadinya riuh mendadak berubah menjadi tenang dan penuh khidmat saat KH Muhammad Ikhwan, S.Ag., M.A.P. naik ke panggung untuk menyampaikan Mauidhoh Hasanah yang begitu menggugah. Dengan gaya penyampaian yang hangat, beliau membedah tiga poin emas Isra Mikraj: mulai dari keistimewaan perintah langsung Allah di Sidratul Muntaha, kemuliaan bulan Rajab yang bertabur berkah, hingga hikmah salat lima waktu sebagai tiang agama yang tak boleh goyah. Sebagai penutup yang manis dan menyejukkan hati, beliau mengajak seluruh siswa melantunkan selawat bersama, membuat suasana ruangan seolah bergetar oleh harmoni spiritual yang luar biasa indah.

“Salat bukan sekadar kewajiban, melainkan oleh-oleh terindah dari perjalanan langit Rasulullah yang menghubungkan kita langsung dengan Sang Pencipta,” pesan KH Muhammad Ikhwan di hadapan ratusan siswa.
Acara yang berlangsung meriah sejak awal hingga akhir ini ditutup dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh M. Taufiq Hidayatullah, S.Pd.I. Seluruh hadirin tampak menundukkan kepala dengan khusyuk, memohon keberkahan dan kekuatan agar dapat istikamah dalam menjalankan perintah salat lima waktu. Dengan suksesnya acara ini, MIN 1 Sidoarjo berharap para siswa tidak hanya merayakan momen sejarah secara seremonial, tetapi juga mampu mengimplementasikan nilai-nilai disiplin dan ketaatan dalam kehidupan sehari-hari. (lw)