Sidoarjo, 10 Juni 2025 — MIN 2 Sidoarjo terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan melalui Program Sekolah Adiwiyata. Pada Selasa (10/6), madrasah ini melaksanakan kegiatan pendampingan Sekolah Adiwiyata bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Sidoarjo, yang berlangsung di Gedung Selatan MIN 2 Sidoarjo.
Kegiatan tersebut dibuka dengan sambutan dari Kepala Madrasah, Ibu Islakhah Wahyuni, dan Koordinator Adiwiyata, Bapak Luthfi Mushonif El Gufri. Keduanya menyampaikan apresiasi kepada tim DLHK yang hadir serta seluruh dewan guru dan staf yang antusias mengikuti pendampingan.
Dalam implementasinya, guru dan staf MIN 2 Sidoarjo dibagi menjadi tiga kelompok utama, yaitu kelompok perencana yang terdiri dari 5 guru, kelompok pelaksana berjumlah 26 guru dan karyawan, serta kelompok pemantauan yang melibatkan 3 orang. Selain itu, sekitar 20% dari jumlah siswa juga dilibatkan sebagai kader Adiwiyata untuk memperkuat gerakan lingkungan di lingkungan sekolah.
Salah satu bentuk nyata dari aksi lingkungan yang dilakukan adalah penghijauan halaman sekolah dengan menambah jumlah tanaman hias serta pembangunan vertical garden. Tak hanya itu, sekolah juga membangun taman hidroponik yang ditanami sayuran sawi yang tumbuh subur.
Para siswa turut ambil bagian dalam menjaga ketahanan pangan dengan menanam cabai dan kangkung menggunakan polybag di area sekolah. Program SABERLIN (Sapu Bersih Lingkungan) dan SASI SAKU (Sadar Sampah Siswa Sekolahku) juga dijalankan secara aktif, bertujuan untuk mengedukasi warga sekolah dalam memilah sampah daur ulang dan sampah residu.
Dengan berbagai inisiatif tersebut, MIN 2 Sidoarjo berharap dapat menjadi teladan sebagai sekolah yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga berperan aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan.

