MTsN 4 Sidoarjo Lakukan Pembinaan Calon Sekolah Adiwiyata Kabupaten

Click to share!

Sidoarjo — MTsN 4 Sidoarjo terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pelestarian lingkungan melalui kegiatan pembinaan kepada calon Sekolah Adiwiyata Kabupaten. Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Sidoarjo Nomor: 100.3.3/569/438.5.11/2026.

Sebagai Sekolah Adiwiyata Nasional, MTsN 4 Sidoarjo memiliki tanggung jawab untuk memberikan dampak (imbas) positif kepada sekolah lain dalam pengembangan budaya peduli dan berbudaya lingkungan. Oleh karena itu, melalui program pembinaan ini, MTsN 4 Sidoarjo berupaya menularkan praktik baik yang telah diterapkan kepada sekolah-sekolah binaan.

Dalam program pembinaan tersebut, MTsN 4 Sidoarjo dipercaya untuk mendampingi dua sekolah binaan, yakni MINU KH. Mukmin dan MTsN 3 Sidoarjo. Pendampingan ini bertujuan untuk mempersiapkan kedua sekolah agar mampu meraih predikat Sekolah Adiwiyata tingkat Kabupaten maupun Nasional.

Berbagai upaya pembinaan telah dilakukan oleh Tim Adiwiyata MTsN 4 Sidoarjo. Di antaranya adalah memberikan pendampingan intensif dalam penyusunan dokumen usulan Adiwiyata yang berpedoman pada Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 5 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Program Adiwiyata. Selain itu, tim juga membantu dalam penyusunan laporan pelaksanaan kegiatan pembinaan secara sistematis dan berkelanjutan.

Ketua Tim Adiwiyata MTsN 4 Sidoarjo, Nur Sjamsuarini Pudji Astutik, menyampaikan bahwa terdapat beberapa agenda penting yang harus dipersiapkan oleh calon sekolah Adiwiyata. “Agenda tersebut meliputi asistensi dokumen usulan yang dijadwalkan pada 16 April 2026, pengumpulan dokumen pada bulan Juni, serta pelaksanaan visitasi yang direncanakan pada Juli 2026,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala MINU KH. Mukmin, Anis Faridah, mengungkapkan apresiasi atas pendampingan yang diberikan. “Alhamdulillah, hari ini (8/4/2026), MINU KH. Mukmin telah melaksanakan pendampingan bersama MTsN 4 Sidoarjo. Seluruh dokumen mulai dari data administrasi, Rencana Gerakan PBLHS, hingga pelaksanaan berbagai komponen seperti kebersihan, pengelolaan sampah, penanaman, pemeliharaan fauna, pembibitan, konservasi air dan energi, serta inovasi telah kami siapkan semaksimal mungkin,” tuturnya.

Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Tim Adiwiyata MTsN 4 Sidoarjo. “Terima kasih kami ucapkan kepada Tim Adiwiyata dari MTsN 4 Sidoarjo yang telah mendampingi kami dalam mempersiapkan dokumen Adiwiyata,” imbuhnya.

Melalui kegiatan pembinaan ini, diharapkan tercipta sinergi yang kuat antar lembaga pendidikan dalam mewujudkan sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan. Dengan peran MTsN 4 Sidoarjo sebagai Sekolah Adiwiyata Nasional, diharapkan praktik baik yang telah diterapkan dapat terus mengimbas dan menginspirasi sekolah binaan secara berkelanjutan, sehingga memberikan dampak positif yang luas serta membawa keberkahan dan kemanfaatan bagi seluruh pihak. (farah_ame)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *