Sidoarjo (Humas) – Dua muballigh muda siswa MTs Muhammadiyah 1 Taman, Muhammad Rafa Raihan Wahudi dan Muhammad Fathir Ilahi tampil berdakwah di hadapan para jama’ah yang hadir di Masjid Al Manar Sepanjang Sidoarjo pada Sabtu (28/10). Mereka adalah salah satu di antara 24 imam/mubaligh muda yang dikukuhkan sebagai calon pendakwah yang menyampaikan amar makruf nahi mungkar di masa mendatang. Selain itu, sedikitnya 15 siswa juga dikukuhkan Guru Al-Qur’an Junior yang akan mengajar Baca Al Qur’an dengan metode Tilawati yang akan diterjunkan ke beberapa TPQ yang ada di sepanjang.

Wakil Bidang Kesiswaan dan Ismuba Mts Muhammadiyah 1 Taman Amrozi menyampaikan pengukuhan imam, muballigh Muda dan Guru Al-Qur’an junior dihadiri Kepala Kankemenag Sidoarjo Moh. Arwani, Sekretaris PD Muhammadiyah Sidoarjo Burhanuddin, Ketua PC Muhammadiyah Sepanjang Badarman, majelis Dikdasmen, Pimpinan Ranting Muhammadiyah se-Sepanjang dan Takmir masjid. “Kami menghadirkan pimpinan ranting dan para takmir masjid/mushola untuk sekaligus memohon izin diberikan ruang bagi para siswa yang dikukuhkan, untuk bisa mempraktekkan imamnya dan ceramah agamanya di lingkungan masjid/musholla ranting.” ujar Amrozi. Lebih lanjut ia menyampaikan pentingnya memberi kesempatan bagi para kader muballigh muda karena 10 tahun ke depan tentunya merekalah yang akan menggantikan kita semua dalam berdakwah kepada umat.
Pengukuhan dilakukan dengan penyematan surban kepada imam dan muballigh muda serta pemberian Buku Tilawati kepada Guru Al-Qur’an Junior oleh Kepala Kankemenag Sidoarjo Moh. Arwani. Dalam sambutannya, beliau mengaku berbangga karena Mts Muhammadiyah 1 Taman adalah madrasah binaan Kementerian Agama yang mempunyai program unggulan dan inovatif semacam ini, di samping kurikulum dan pembelajaran yang ada. Termasuk di antaranya adalah program pembinaan tahfidz yang ditargetkan 10 juz dalam waktu 3 tahun. “Bila ada support dari pimpinan madrasah, guru dan orang tua maka bisa saja lebih dari itu.” ujarnya.

Arwani menyinggung sekolah di madrasah dulunya menjadi pilihan kedua dan seterusnya. Namun saat ini madrasah justru menjadi pilihan utama bagi para orang tua untuk mendidik anaknya. Hal tersebut tercermin dari dalam 3 hal wajah baru yang bisa kita temui dalam pendidikan Islam saat ini.
- Inovatif dan Kompetitif
Kepala madrasah, guru dan tenaga pendidik terus berinovasi dalam menyelenggarakan pembelajaran. Sehingga madrasah terus mencetak siswa yang berprestasi dan mampu bersaing baik di tingkat nasional maupun internasional. - Pengelolaan lembaga secara profesional, yaitu dengan menggunakan prinsip manajemen modern.
- Cepat melakukan perubahan mengikuti perkembangan pendidikan.