OMI 2025 di MTsN 2 Sidoarjo, Ajang Pencetak Generasi Unggul Berlangsung Pagi Hingga Sore

Click to share!

MTs Negeri 2 Sidoarjo – Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2025 tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI) se-Kabupaten Sidoarjo sukses digelar di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Sidoarjo. Kegiatan yang berlangsung sepanjang hari ini, 10 September 2025, berjalan lancar dan penuh semangat kompetisi. Acara ini diikuti oleh ratusan siswa pilihan yang mewakili madrasah dan sekolah masing-masing.

Kegiatan OMI 2025 ini dibagi menjadi empat sesi yang berlangsung dari pagi hingga sore hari, dengan sesi terakhir dijadwalkan hingga pukul 17.00 WIB. Hal ini memberikan kesempatan bagi seluruh peserta untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka di bidang Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) serta Matematika. Dari total peserta yang hadir, sebanyak 205 siswa berkompetisi di bidang IPAS dan 179 siswa bersaing di bidang Matematika. Setiap madrasah dan sekolah mengirimkan maksimal 3 siswa terbaik mereka untuk berpartisipasi dalam ajang bergengsi ini.

Fasilitasi Terbaik dan Dukungan Penuh dari Pimpinan MTsN 2 Sidoarjo menyediakan 11 ruangan kelas yang nyaman dan kondusif bagi para peserta. Kepala MTsN 2 Sidoarjo, Bapak Ahmad Mujahidin, menyatakan rasa bangganya menjadi bagian dari kesuksesan OMI 2025. “Kami sangat berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan. MTsN 2 Sidoarjo berkomitmen penuh untuk mendukung setiap kegiatan yang memajukan pendidikan madrasah,” ujarnya.

Dukungan penuh juga datang dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sidoarjo Mufi Imron Rosyadi, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Bapak Ahmad Fathoni, hadir langsung untuk memantau jalannya kompetisi. Kehadiran beliau menjadi simbol komitmen kuat Kemenag terhadap peningkatan mutu pendidikan di madrasah.

Ketua OMI Kabupaten Sidoarjo, Bapak Sudiro, menjelaskan bahwa kegiatan ini sejalan dengan visi yang diemban. “OMI 2025 mengusung tema ‘Islam dan Teknologi Digital: Inovasi Sains untuk Generasi Indonesia Maju yang Berdaya Saing Global.’ Hal ini menegaskan bahwa pendidikan di madrasah tidak hanya fokus pada ilmu agama, tetapi juga pada penguasaan sains dan teknologi yang relevan dengan perkembangan zaman,” jelas Bapak Sudiro.

Melalui sinergi yang baik antara pihak madrasah, Kemenag, dan panitia OMI, diharapkan olimpiade ini dapat terus menjadi sarana efektif untuk mencetak generasi madrasah yang berprestasi, berkarakter, dan siap membawa nama baik Sidoarjo ke kancah nasional maupun internasional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *