MTs Negeri 2 Sidoarjo — MTsN 2 Sidoarjo hari ini memasuki hari kedua pelaksanaan gladi bersih Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK), sebagai bagian krusial dari persiapan madrasah menjelang Asesmen Nasional (AN) yang akan diselenggarakan dalam waktu dekat. Gladi bersih ini diikuti oleh 45 siswa utama dan 5 siswa cadangan yang diambil secara acak oleh sistem dari pusat, berfungsi sebagai sampling dari keseluruhan siswa kelas 8. Pelaksanaan dibagi menjadi dua sesi, bertempat di gedung baru SBSN, laboratorium komputer MTsN 2 Sidoarjo.
Wakil Kepala Kurikulum MTsN 2 Sidoarjo, Ibu Nur Syafaatul Hidayah, menjelaskan pentingnya kegiatan ini. “Gladi bersih ANBK ini bukan hanya sekadar simulasi, melainkan ajang krusial untuk mengukur kesiapan teknis madrasah, serta melatih siswa agar terbiasa dengan sistem ANBK,” ujarnya. “Kegiatan ini juga berfungsi untuk mengidentifikasi dan memitigasi potensi kendala teknis yang mungkin muncul saat pelaksanaan ANBK sesungguhnya, seperti masalah jaringan, perangkat, atau server.
“Pernyataan ini sejalan dengan tujuan utama gladi bersih yang diatur oleh Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Menurut edaran resmi BSKAP, kegiatan ini merupakan kesempatan bagi madrasah untuk memastikan semua perangkat keras dan lunak berfungsi optimal, serta memvalidasi kesiapan sistem secara keseluruhan.

Edaran tersebut, dengan Nomor 1050/H4/SK.02.02/2025 yang diterbitkan pada 15 Agustus 2025, mengatur perubahan jadwal gladi bersih AN SMP/MTs/sederajat, salah satunya karena adanya hari libur nasional Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI.Pelaksanaan gladi bersih di MTsN 2 Sidoarjo diproktori oleh dua tenaga profesional, Bapak Rahmad Al Ansori dan Bapak Nanang Nasrul Tamimy. Menurut Bapak Rahmad Al Ansori, kondisi teknis di madrasah sangat mendukung. “Kami bangga dengan fasilitas yang ada di laboratorium komputer MTsN 2 Sidoarjo, yang bertempat di gedung baru bantuan pemerintah SBSN. Dengan dukungan komputer yang memadai, kami optimis pelaksanaan ANBK nanti akan berjalan dengan baik,” ujarnya. “MTsN 2 Sidoarjo sudah siap sepenuhnya menghadapi ANBK.
“Asesmen Nasional (AN) sendiri merupakan evaluasi yang diselenggarakan pemerintah untuk memetakan sistem pendidikan, bukan untuk menilai individu siswa. Hasil AN digunakan sebagai bahan umpan balik bagi madrasah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Oleh karena itu, persiapan seperti gladi bersih ini menjadi sangat vital bagi setiap madrasah agar dapat memberikan data yang akurat dan relevan.
Dengan kesiapan teknis dan mental yang telah dibangun melalui gladi bersih ini, MTsN 2 Sidoarjo menunjukkan komitmennya untuk memastikan kelancaran dan kesuksesan ANBK, serta berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan madrasah di Indonesia.