Pembinaan ASN IPARI Sidoarjo: Sinergi dan Kolaborasi Penyuluh Agama untuk Mewujudkan Inovasi dan Moderasi Beragama

Click to share!

Sidoarjo, 13 November 2024 – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sidoarjo, Drs. Mufi Imron Rosyadi, M.EI, memberikan pembinaan kepada anggota Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Sidoarjo yang digelar di Aula PLHUT Kantor Kemenag Kab. Sidoarjo pada hari Rabu, 13 November 2024. Acara ini dihadiri oleh seluruh jajaran pengurus dan anggota IPARI, termasuk Plt. Kasi Bimas Islam Khoidar, serta Ketua IPARI Kabupaten Sidoarjo Nanang Kholidin.

Pembinaan dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Quran, dilanjutkan dengan doa bersama, dan diakhiri dengan sesi foto bersama. Dalam sambutannya, Mufi mengingatkan pentingnya kedisiplinan dan kerjasama yang solid antar para penyuluh agama di Kabupaten Sidoarjo.

“Dengan pembagian tugas yang sudah tersebar di 18 kecamatan, saya berharap para penyuluh agama dapat menjaga kedisiplinan dalam bekerja. Sinergi antar pengurus IPARI harus tetap dijaga, karena ini adalah kunci untuk menyelesaikan berbagai masalah yang mungkin timbul di lapangan,” ujar Mufi Imron dalam sambutannya.

Lebih lanjut, beliau menekankan pentingnya menjaga kerukunan antarumat beragama. Ia mengingatkan bahwa masing-masing agama, baik Islam, Kristen, Katolik, maupun agama lainnya, memiliki majelis atau tempat pembinaan tersendiri. Namun, semua itu harus berjalan seiring dan saling menghormati.

“Tantangan kita adalah menciptakan suasana yang harmonis, di mana jika terjadi gesekan-gesekan antarumat, IPARI dapat menjadi solusi untuk meredakan dan menuntaskan masalah tersebut. Kami berharap, dengan adanya kekompakan di antara para penyuluh agama, kita bisa menjaga kebersamaan dalam keberagaman ini,” tambahnya.

Bapak Mufi juga menyoroti beberapa program penting yang sedang berjalan di Kabupaten Sidoarjo, seperti Kampung Moderasi Beragama dan Kampung Zakat. Ia mengimbau agar para penyuluh agama turut berperan aktif dalam program-program tersebut dan memastikan agar upaya pemberdayaan ekonomi umat berjalan dengan baik.

“Ke depan, kami ingin para penyuluh agama di Sidoarjo tidak hanya menjalankan tugas sehari-hari, tetapi juga menciptakan inovasi yang dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat. Kami berharap di tahun 2025 nanti, kita bisa melihat kegiatan-kegiatan besar yang dapat menarik perhatian dan memberi kontribusi nyata bagi Kabupaten Sidoarjo,” pesan Mufi Imron.

Selain itu, beliau juga mendorong kolaborasi lebih lanjut dengan Lembaga Amil Zakat (LAZ) dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), untuk meningkatkan program-program zakat yang dapat memperkuat ekonomi umat dan membantu masyarakat yang membutuhkan.

“Dengan kolaborasi dan kerjasama yang baik, saya yakin Kabupaten Sidoarjo bisa menciptakan inovasi-inovasi baru yang bermanfaat. Para penyuluh agama harus mampu bekerja secara kreatif dan kolaboratif, karena hanya dengan sinergi kita bisa mewujudkan event-event besar yang akan membawa dampak positif bagi masyarakat,” tutupnya.

Acara ini diakhiri dengan sesi foto bersama seluruh peserta, sebagai simbol kekompakan dan komitmen para penyuluh agama di Kabupaten Sidoarjo untuk terus memberikan kontribusi terbaik dalam membangun kerukunan umat beragama dan pemberdayaan masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *