Pembinaan Guru PAK Sidoarjo Siapkan Tahun Ajaran 2026/2027 dan Perkuat Moderasi Beragama

Click to share!

Sidoarjo, 24 Juli 2026 – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sidoarjo menggelar kegiatan Pembinaan Guru Pendidikan Agama Kristen (PAK) Memasuki Tahun Ajaran 2026/2027 pada Jumat (24/7/2026) di Aula 2 . Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 50 guru yang tergabung dalam Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Kristen (KKG PAK) se-Kabupaten Sidoarjo.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapan guru PAK dalam menghadapi tahun ajaran baru, baik dari aspek administrasi pembelajaran, penguatan kompetensi, maupun implementasi kebijakan Kementerian Agama.

Dalam sambutan penyelenggara kristen, Dr. Doli Alberto ada beberapa agenda penting yang menjadi fokus pembinaan kali ini. Di antaranya adalah pembahasan mengenai kelengkapan administrasi pembelajaran guru Pendidikan Agama Kristen sebagai bagian dari kesiapan memasuki tahun ajaran 2026/2027. Selain itu, peserta juga mendapatkan arahan terkait peringatan Hari Anak Nasional melalui sosialisasi , materi dari Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Kristen Kementerian Agama. Para penyuluh agama Kristen diharapkan dapat menyampaikan materi tersebut kepada para guru agar dapat diimplementasikan dalam kegiatan pembelajaran di sekolah.

Tidak hanya itu, Dr. D Alberto juga menyampaikan informasi mengenai pengelolaan data guru melalui aplikasi Simpatika untuk Tahun Anggaran 2026/2027 sebagai bagian dari peningkatan layanan administrasi guru di lingkungan Kementerian Agama kab Sidoarjo.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sidoarjo, Dr Mufi Imron Rosyadi, M.E.I., dalam arahannya mengungkapkan rasa syukur dapat bertemu langsung dengan para guru PAK. Ia berharap kebersamaan tersebut menjadi sarana mempererat silaturahmi sekaligus memperoleh keberkahan dalam menjalankan tugas sebagai pendidik.

Dalam pembinaannya, Dr Mufi Imron Rosyadi menjelaskan Program Prioritas Menteri Agama atau Asta Protas, yang terdiri atas delapan program strategis. Salah satu program yang menjadi perhatian adalah Meningkatkan Kerukunan dan Cinta Kemanusiaan. Menurutnya, guru agama memiliki peran yang sangat penting dalam menanamkan nilai-nilai cinta tanah air, moderasi beragama, serta membangun kesadaran hidup rukun di tengah masyarakat yang majemuk.

Ia menegaskan bahwa keberagaman suku, etnis, budaya, dan agama di Indonesia bukanlah kelemahan, melainkan kekuatan bangsa yang harus terus dijaga. Oleh karena itu, guru Pendidikan Agama Kristen diharapkan mampu membentuk karakter peserta didik yang menghargai perbedaan, menjunjung tinggi persatuan, dan memiliki komitmen kebangsaan.

Kepala Kantor juga menjelaskan empat indikator utama moderasi beragama, yaitu komitmen kebangsaan, toleransi terhadap pemeluk agama lain, sikap anti-kekerasan, serta penghargaan terhadap tradisi dan kearifan lokal. Keempat indikator tersebut menjadi landasan penting dalam membangun kehidupan beragama yang harmonis di Indonesia.

Selain itu, beliau mengajak para guru untuk memperkuat implementasi ekoteologi melalui pembiasaan menjaga lingkungan, mewujudkan layanan pendidikan agama yang berdampak bagi kehidupan peserta didik, meningkatkan mutu pendidikan melalui penguasaan materi keagamaan, serta menerapkan nilai-nilai Panca Cinta sebagai upaya membentuk karakter siswa sekaligus mencegah kekerasan dan kenakalan remaja.

Menghadapi tantangan era digital, guru juga dituntut mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan karakter Generasi Z melalui metode pembelajaran yang kreatif, menyenangkan, dan relevan. Guru agama diharapkan tidak hanya menyampaikan materi pelajaran, tetapi juga menjadi teladan dalam membentuk karakter peserta didik yang berakhlak mulia, menghormati orang tua dan guru, serta taat menjalankan ajaran agama.

Melalui kegiatan pembinaan ini, diharapkan seluruh guru Pendidikan Agama Kristen di Kabupaten Sidoarjo semakin siap memasuki Tahun Ajaran 2026/2027, mampu meningkatkan kualitas pembelajaran, serta terus berkontribusi dalam membangun generasi yang beriman, berkarakter, moderat, dan cinta tanah air.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *