MI Negeri 1 Sidoarjo – Jerih payah dan komitmen seluruh warga Madrasah Ibtidaiyah Negeri 1 Sidoarjo dalam menciptakan lingkungan sekolah yang asri, bersih, dan berwawasan lingkungan akhirnya membuahkan hasil manis. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo secara resmi menganugerahkan predikat Madrasah Adiwiyata kepada MIN 1 Sidoarjo (7/10/20025). Anugerah tersebut ditetapkan berdasarkan Keputusan Bupati Sidoarjo No: 100.3.3.2/380/438.1.1.3/2025 pada tanggal 25 September 2025 dari hasil penilaian dokumen dan lapangan yang memuaskan. Keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan madrasah, tetapi juga menjadi bukti nyata kolaborasi antara pendidikan, kepedulian lingkungan, dan inovasi di Jawa Timur.
Penghargaan Adiwiyata, yang merupakan pengakuan atas sekolah yang berhasil melaksanakan Gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (PBLHS), diraih berkat usaha tanpa henti dari seluruh elemen madrasah. Mulai dari penanaman pohon Matoa, pengelolaan sampah organik bekerjasama dengan DLHK Sidoarjo, hingga berbagai program edukasi lingkungan yang diinisiasi oleh Kelompok Kerja (Pokja) Inovasi Pengolahan Sampah. Seluruh kegiatan ini menunjukkan bahwa menjaga lingkungan telah menjadi budaya, bukan sekadar program sementara.

Kepala MIN 1 Sidoarjo, Sri Utami, M.Pd., mengungkapkan rasa syukur, bangga, dan terima kasih yang mendalam atas pencapaian ini. “Alhamdulillah, predikat Adiwiyata ini adalah buah dari kerja keras dan sinergi luar biasa dari semua guru, siswa, tenaga kependidikan, komite, dan juga dukungan dari Pemkab Sidoarjo, termasuk DLHK,” ujar Sri Utami.
Beliau juga menambahkan bahwa penghargaan ini merupakan sebuah awal yang penting. “Kemenangan ini kami harapkan dapat menjadi jembatan bagi MIN 1 Sidoarjo untuk terus menjadi madrasah yang berinovasi dalam pembelajaran. Kami ingin membuktikan bahwa edukasi lingkungan tidak hanya berhenti pada kebersihan fisik, tetapi terintegrasi dalam kurikulum, sehingga melahirkan peserta didik yang benar-benar cinta dengan lingkungan dan memiliki karakter religius,” jelasnya.
Salah satu elemen yang menarik perhatian dalam penilaian Adiwiyata adalah keterlibatan aktif siswa dalam menyuarakan kepedulian lingkungan. Para siswa MIN 1 Sidoarjo menunjukkan kreativitasnya dengan membuat poster-poster informatif dan menarik. Poster-poster ini berfungsi sebagai media kampanye visual yang efektif, mengajak seluruh komunitas sekolah untuk melakukan aksi nyata, seperti pemilahan sampah dan hemat energi. Ini menunjukkan bahwa kesadaran lingkungan telah tertanam kuat di hati para pelajar sejak usia dini.

Kolaborasi madrasah dengan berbagai pihak, termasuk pihak swasta seperti PT Interbat dan PT JAPFA Comfeed, serta sinergi dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sidoarjo dan juga lembaga kajian ekologi dan konservasi lahan ECOTON, juga memperkuat posisi MIN 1 Sidoarjo sebagai lembaga pendidikan yang peduli dan berbudaya lingkungan.

Sebagai bentuk apresiasi atas komitmennya dalam pendidikan lingkungan hidup, Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Sidoarjo yang telah menyandang predikat madrasah Adiwiyata menerima hadiah berupa komponen pengolahan sampah dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Sidoarjo. Hadiah ini diberikan karena madrasah tersebut dinilai berhasil mengimplementasikan program pemilahan sampah dengan baik, khususnya dalam pengelolaan limbah organik melalui pembuatan ecoenzyme dan pemanfaatan dekomposer, menegaskan peran aktif MIN 1 Sidoarjo dalam menciptakan lingkungan belajar yang bersih dan lestari.
Dengan predikat Adiwiyata dari Pemerintah Kabupaten Sidoarjo ini, MIN 1 Sidoarjo siap melangkah maju. Madrasah ini telah membuktikan diri mampu menggabungkan keunggulan pendidikan agama dengan wawasan lingkungan, serta sebagai sarana mewujudkan generasi penerus yang berbudaya lingkungan bersih, sehat dan asri. (lw)