SIDOARJO – Dalam upaya memperkuat sinergi antara madrasah dan orang tua, RA Raden Rahmat Kedungkembar, Kecamatan Prambon, menggelar kegiatan pembinaan kemitraan yang dikemas dengan suasana edukatif dan penuh kebersamaan di Kolam Renang Jedongcangkring, Prambon, Rabu (29/7/2026).
Kegiatan yang dipimpin Kepala RA Raden Rahmat, Hj. Mistianah, M.Pd.I., bersama tiga orang guru tersebut diikuti oleh 33 wali murid beserta seluruh peserta didik. Mengusung tema ” Satu visi, satu sinergi, Bersama membangun generasi hebat“, kegiatan ini memadukan pembinaan bagi orang tua dengan aktivitas kreatif dan rekreatif bagi anak.

Sementara para orang tua mengikuti pembinaan, peserta didik melaksanakan kegiatan mewarnai sebagai sarana mengembangkan kreativitas dan melatih konsentrasi. Setelah itu, seluruh anak mengikuti kegiatan berenang bersama yang berlangsung penuh keceriaan. Kombinasi kegiatan ini menjadi media untuk membangun kedekatan antara madrasah, orang tua, dan anak dalam suasana yang menyenangkan.
Mengawali acara, Ketua Komite Madrasah, Ririn Dewi Astutik, S.Si., menyampaikan apresiasi kepada Pengawas Madrasah, Ketua Yayasan, kepala madrasah, para guru, serta seluruh wali murid yang hadir. Ia mengajak seluruh orang tua untuk terus menjaga kekompakan dan berkomitmen mendukung setiap program madrasah demi kemajuan pendidikan anak-anak.
Pengawas RA Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sidoarjo, Nani Wulyaningsih, hadir sebagai narasumber dalam pembinaan yang bertujuan memperkuat peran komite madrasah sebagai mitra strategis guru dan madrasah. Menurutnya, pendampingan kepada orang tua merupakan bagian penting dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang berkualitas, khususnya pada awal tahun ajaran baru.
Dalam paparannya, Nani Wulyaningsih menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab madrasah, tetapi juga memerlukan keterlibatan aktif orang tua dan masyarakat.
“Rumah adalah madrasah pertama, sedangkan orang tua merupakan guru pertama bagi anak. Karena itu, ketiga pilar pendidikan, yakni madrasah, orang tua, dan masyarakat harus berjalan selaras, seiring, dan saling menguatkan agar tumbuh kembang anak dapat berlangsung secara optimal,” ujarnya.
Ia juga mengajak para orang tua untuk tidak hanya menyerahkan sepenuhnya proses pendidikan kepada madrasah, tetapi aktif mendampingi anak belajar, membangun komunikasi yang baik dengan guru, serta terlibat dalam berbagai program madrasah.

Pada akhir kegiatan, seluruh peserta menyepakati program kerja komite sekaligus memperkuat komitmen untuk mengoptimalkan pelibatan orang tua dalam setiap program pendidikan di RA Raden Rahmat. Kesepakatan tersebut menjadi langkah nyata dalam membangun kemitraan yang harmonis demi mewujudkan madrasah yang maju, berkualitas, dan berpusat pada perkembangan peserta didik.
Melalui kegiatan yang memadukan pembinaan orang tua dengan aktivitas edukatif dan rekreatif bagi anak, RA Raden Rahmat menunjukkan bahwa kolaborasi antara madrasah, keluarga, dan masyarakat merupakan fondasi penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan sekaligus bermakna bagi anak-anak. (NW)