Pengawas Madrasah Tekankan Tidak Ada Bullying dalam Kegiatan Matsama 2024

Click to share!

Sidoarjo (Humas) – Pada pagi yang cerah ini, tepat tanggal 15 Juli 2024, halaman Kementerian Agama Kabupaten Sidoarjo menjadi saksi pelaksanaan apel yang dipimpin oleh Pengawas Madrasah, Drs. Nuril Huda. Acara ini tidak sekadar seremonial biasa, namun menjadi momentum penting dalam memulai kegiatan Masa Ta’aruf Siswa Madrasah (MATSAMA) tahun ajaran baru.

Dalam sambutannya, Nuril Huda dengan tegas menegaskan komitmen untuk menjaga lingkungan pendidikan madrasah dari segala bentuk perilaku negatif. “No bullying, No Violence, No Sexual Harassment, No Intolerance,” demikian bunyi komitmen yang menjadi pijakan utama kegiatan MATSAMA kali ini. Nuril Huda menegaskan bahwa tidak ada ruang bagi perilaku seperti perundungan, kekerasan, pelecehan seksual, maupun intoleransi di dalam kegiatan tersebut.

Lebih lanjut, Nuril Huda menjelaskan bahwa MATSAMA tahun ini ditekankan untuk menjaga nama baik madrasah dengan mengedepankan sopan santun, etika, dan adab sesuai dengan ketentuan yang berlaku. “Kegiatan MATSAMA ini akan dipantau dan dipandu langsung oleh para guru, tanpa melibatkan siswa senior atau OSIM kecuali yang memenuhi syarat yang telah ditentukan,” ungkap Nuril Huda.

Tidak hanya itu, dalam konteks peraturan dan panduan yang baru dikeluarkan, yaitu KMA 450 tahun 2024, Nuril Huda menjelaskan bahwa panduan ini menjadi landasan penting bagi pengelola madrasah dan semua pemangku kepentingan terkait. KMA ini tidak hanya mengatur mengenai kurikulum madrasah, tetapi juga merumuskan implementasi kurikulum di tingkat RA/MTS hingga MA dan MA kejuruan.

Tujuan dari KMA 450 ini sangat jelas, yaitu untuk menciptakan lingkungan pembelajaran yang bermakna dan efektif dalam meningkatkan keimanan dan ketakwaan siswa kepada Tuhan Yang Maha Esa, sekaligus menumbuhkan karakter Pancasila dan akhlakul karimah yang kuat sepanjang hayat.

Dengan demikian, kegiatan MATSAMA tahun ini bukan sekadar perkenalan rutin, melainkan sebuah komitmen bersama untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, inklusif, dan bermartabat bagi setiap siswa madrasah. Dengan adanya komitmen ini, diharapkan setiap peserta didik dapat tumbuh dan berkembang secara positif dalam suasana yang mendukung nilai-nilai keislaman dan kebangsaan yang teguh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *