Sidoarjo – Seluruh warga MTsN 1 Sidoarjo menunjukkan komitmen tinggi terhadap pelestarian lingkungan dengan menggelar aksi kerja bakti massal pada Jumat (10/04). Kegiatan yang difokuskan pada pemeliharaan tanaman dan penjagaan kebersihan lingkungan ini merupakan agenda rutin dalam mendukung program Adiwiyata demi mewujudkan visi madrasah yang unggul dan berbudaya lingkungan.
Kegiatan yang dimulai sejak pagi hari ini melibatkan seluruh elemen madrasah, mulai dari siswa, guru, hingga staf kependidikan. Tidak hanya memberikan instruksi, Kepala MTsN 1 Sidoarjo, Achmad Saifullah, turun langsung ke lapangan untuk memangkas tanaman dan membersihkan area madrasah bersama para siswa. Aksi ini mencakup berbagai titik fokus, di antaranya: Perawatan Taman, Sanitasi Lingkungan, dan Manajemen Sampah.
Kepala MTsN 1 Sidoarjo, Drs. Achmad Saifullah, menegaskan bahwa karakter peduli lingkungan adalah fondasi bagi kemajuan madrasah. “Kegiatan ini bukan sekadar membersihkan madrasah, tetapi upaya menanamkan karakter disiplin dan cinta lingkungan kepada siswa. Dengan lingkungan yang asri dan bersih, ekosistem belajar menjadi nyaman, yang pada akhirnya akan mendorong MTsN 1 Sidoarjo menjadi madrasah terdepan dalam prestasi maupun karakter,” ujar beliau di sela-sela kegiatan.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Tim Adiwiyata MTsN 1 Sidoarjo, Dian Safitri, menjelaskan bahwa rutinitas Jumat bersih ini adalah bagian dari strategi jangka panjang madrasah untuk mempertahankan dan meningkatkan standar madrasah hijau.
“Kami terus mengintegrasikan nilai-nilai lingkungan ke dalam budaya madrasah. Dukungan penuh dari seluruh pihak, terutama kehadiran langsung Bapak Kepala Madrasah dalam kerja bakti ini, menjadi suntikan motivasi bagi kami untuk terus berinovasi dalam program Adiwiyata. Ini adalah langkah nyata kami untuk mendukung visi madrasah kedepan,” ungkap Dian.
Program kerja bakti ini merupakan implementasi nyata dari gerakan PBLHS yang diterapkan di madrasah. Melalui konsistensi yang dilakukan setiap hari Jumat, MTsN 1 Sidoarjo berharap dapat mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kesadaran ekologis yang tinggi demi masa depan bumi yang lebih baik. (Senja)



