Selamat! Tiga Madrasah Raih Penghargaan Adiwiyata Kabupaten Sidoarjo 2026

Click to share!

Sidoarjo — Tiga madrasah di Kabupaten Sidoarjo berhasil meraih Penghargaan Sekolah Adiwiyata Kabupaten Sidoarjo Tahun 2026. Ketiga madrasah tersebut adalah MINU KH Mukmin, MTsN 2 Sidoarjo, dan MTsN 3 Sidoarjo. Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas komitmen satuan pendidikan dalam mewujudkan lingkungan belajar yang bersih, sehat, hijau, dan berbudaya lingkungan.

Penghargaan diserahkan oleh Bupati Sidoarjo, Subandi, pada Jumat (16/10/2026) di Pendopo Delta Wibawa Kabupaten Sidoarjo. Penetapan penerima penghargaan tersebut berdasarkan Keputusan Bupati Sidoarjo Nomor 100.3.3.2/564/438.1.1.3/2026. Ketiga madrasah tersebut merupakan bagian dari 16 sekolah dan madrasah yang berhasil melewati penilaian dokumen serta verifikasi lapangan oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Sidoarjo.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sidoarjo, Mufi Imron Rosyadi, menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada MINU KH Mukmin, MTsN 2 Sidoarjo, dan MTsN 3 Sidoarjo atas capaian tersebut. Ia berharap penghargaan ini menjadi motivasi bagi madrasah untuk terus mengembangkan budaya peduli lingkungan sekaligus menanamkan karakter positif kepada peserta didik.

“Selamat kepada tiga madrasah yang meraih Penghargaan Adiwiyata Kabupaten Sidoarjo Tahun 2026. Semoga capaian ini semakin memotivasi seluruh warga madrasah untuk menjaga kebersihan, mengelola sampah dengan baik, serta menciptakan lingkungan belajar yang sehat, nyaman, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Program Adiwiyata mendorong satuan pendidikan untuk membangun kebiasaan peduli lingkungan melalui kegiatan pembelajaran dan pembiasaan sehari-hari. Upaya tersebut mencakup pengelolaan sampah, pemeliharaan kebersihan, penghijauan, serta keterlibatan seluruh warga madrasah dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Kepala MINU KH Mukmin, Anis Faridah, menyampaikan bahwa penghargaan ini menjadi langkah awal bagi madrasah untuk terus berinovasi dan memperkuat karakter cinta lingkungan. Sementara itu, Kepala MTsN 2 Sidoarjo, Ahmad Mujahidin, menegaskan komitmen madrasahnya untuk menjadikan budaya ramah lingkungan sebagai bagian dari keseharian seluruh warga madrasah.

Penghargaan ini diharapkan dapat menginspirasi madrasah lainnya di Kabupaten Sidoarjo untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan. Dengan demikian, madrasah tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu, tetapi juga menjadi ruang untuk menumbuhkan generasi yang berkarakter, bertanggung jawab, dan peduli terhadap kelestarian alam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *