Semangat Hari Santri dan Toleransi Beragama di Indonesia

Click to share!

Sidoarjo (PD Pontren) – Apel Senin pagi merupakan kegiatan rutin Kantor Kementerian Agama Kabuaten Sidoarjo, Senin 18/10 sejumlah pejabat baik struktural fungsional (Kasubag, Kasi, Penyelenggara Zakat Wakaf, Kristen, Katolik) Pengawas Sekolah PAIS dan Pengawas Madrasah, Kepala KUA, Kepala Madrasah, ASN kantor induk, penyuluh Agama Islam fungsional dan penyuluh non PNS sebagai peserta apel senin pagi Petugas Upacara pada pagi ini dari Seksi PD Pontren.

Moh. Solehuddin, M. Ag. selaku Kepala Seksi PD Pontren sebagai pembina apel memberikan amanat dan informasi mengenai Peringatan Hari Santri 2023 dan Toleransi Beragama. Hari Santri membawa pengaruh yang kuat pada komunitas santri di Indonesia. Peringatan Hari Santri juga memiliki tujuan penting dalam mempromosikan sikap moderat dan toleran di kalangan santri, komunitas Muslim, dan bangsa secara keseluruhan. Hari Santri, yang penuh dengan makna, menjadi waktu yang ideal untuk merenungkan makna pentingnya nasionalisme tanpa ada unsur politik SARA.

Pria yang akrab disapa Gus Sol ini berharap semangat dalam peringatan hari santri ini bisa diambil, tidak hanya formalitasnya. Ia lantas mengutip kata bijak Bung Karno,”Janganlah mengambil abunya, namun ambillah apinya. Semangat Hari Santri adalah menunjukkan bagaimana peran agama di dalam membangun dan menegakkan NKRI. Bagaimana agama ini memberikan sumbangan dan manfaat bagi terciptanya pembangunan di Indonesia.” ujar Gus Sol.

Lebih lanjut ia menegaskan tantangan yang dihadapi pada tahun 2024 mendatang lebih besar, yaitu pelaksanaan pemilu dapat terlaksana dengan sukses, lancar dan damai. Agama berperan sebagai usaha untuk merekatkan anak bangsa dalam memberikan kontribusi supaya memberikan dampak terhadap terlaksananya pemilu yang berhasil dan sukses, tidak ada unsur SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *