Mojokerto (Humas) – Kafilah Kabupaten Sidoarjo berhasil meraih tujuh juara dalam Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (PORSADIN) VI Jawa Timur 2024 yang digelar di Pondok Pesantren Nurul Islam 2 Pungging, Kabupaten Mojokerto pada 27-29 September 2024. Ajang tersebut diikuti oleh 1.956 peserta dari berbagai kabupaten dan kota se-Jawa Timur.
PORSADIN merupakan wadah silaturahmi dan ukhuwah Islamiyah antar-santri madrasah diniyah di Jawa Timur. Kegiatan ini juga bertujuan untuk mengembangkan potensi santri melalui bakat dan minat, sekaligus memperkokoh persatuan dan kesatuan madrasah diniyah se-Jawa Timur. Dalam PORSADIN 2024 ini, Sebanyak 35 santri mewakili Kabupaten Sidoarjo tampil membanggakan dengan menorehkan prestasi di beberapa cabang lomba, yang meliputi hafalan, pidato, serta Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK). Capaian ini menjadi bukti komitmen Sidoarjo dalam mengembangkan potensi santri Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) melalui ajang PORSADIN.
Berikut daftar peraih juara dari kafilah Kabupaten Sidoarjo:
- Tahfid 30 Juz Putra: M. Nizam Azizun Na’im – Juara II
- Tahfid 30 Juz Putri: Adinda Putryau Natsuwa – Juara II
- MQK Safinatun Najah: Putri Zahrotunnisa’ – Harapan III
- Pidato Bahasa Indonesia Putri: Meisya Afra Nathania – Juara II
- Pidato Bahasa Arab Putra: M. Alif Putra Ananta – Juara I
- Murottal Wal Imla’ Putra: M. Rulli Aufan – Juara II
- MQK Fathul Qorib Putri: Syifa’ul Mazidah – Harapan I
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sidoarjo menyampaikan apresiasi yang tinggi atas prestasi yang telah diraih para santri tersebut. Menurutnya, pencapaian ini menunjukkan bahwa santri Sidoarjo mampu bersaing di kancah regional dan membuktikan bahwa Pendidikan Diniyah Takmiliyah mampu melahirkan generasi yang tidak hanya berilmu, tetapi juga berprestasi di bidang agama dan seni.
“Prestasi ini bukan hanya kebanggaan bagi Kabupaten Sidoarjo, tetapi juga bagi seluruh santri dan lembaga pendidikan diniyah di Jawa Timur. Saya berharap keberhasilan ini menjadi motivasi bagi santri lainnya untuk terus menggali potensi, meningkatkan kualitas diri, dan membawa nama baik daerah di masa yang akan datang,” tuturnya.