Mojokerto – Dalam upaya mencetak generasi penerus yang berkarakter dan memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat, Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 3 Sidoarjo menggelar kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS). Agenda edukatif ini diselenggarakan di kawasan sejuk Hotel New Start, Trawas, dan dijadwalkan berlangsung selama dua hari penuh, terhitung sejak tanggal 10 hingga 11 Agustus 2026.
Pada pelaksanaan LDKS kali ini, pihak madrasah menerapkan fokus pembinaan yang lebih spesifik pada tahap awal masa pendidikan tingkat menengah. Oleh karena itu, peserta yang dilibatkan murni hanya berasal dari siswa dan siswi kelas 7 baru yang tengah menjalani masa transisi dari tingkat sekolah dasar menuju madrasah.
Rangkaian kegiatan pembentukan mental ini resmi dimulai dengan upacara pembukaan yang digelar secara khidmat pada Senin (10/8/2026) pagi. Tepat pukul 08.45 WIB, di tengah sejuknya udara pegunungan Trawas, para siswa tampak antusias dan berbaris rapi mengikuti jalannya upacara yang menjadi penanda dimulainya program tersebut.
Kepala MTsN 3 Sidoarjo, Drs. Jumakir, M.M., hadir dan bertindak langsung sebagai pembina upacara sekaligus membuka kegiatan secara resmi. Dalam amanatnya, ia menekankan pentingnya LDKS sebagai fondasi awal bagi para siswa baru untuk beradaptasi dengan lingkungan madrasah yang menuntut kemandirian, kekompakan, dan kedisiplinan yang tinggi.
Saya berharap anak-anak sekalian dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan LDKS ini dengan baik, tertib, dan penuh tanggung jawab,” tegas Drs. Jumakir, M.M. di hadapan para peserta didik baru. Ia menegaskan bahwa agenda ini bukanlah sekadar rutinitas liburan sekolah, melainkan sebuah kawah candradimuka untuk memupuk karakter dan kedisiplinan siswa.
Lebih lanjut, beliau memberikan pesan mendalam mengenai esensi dari sebuah kepemimpinan. Menurutnya, kepemimpinan sejati tidak melulu berbicara tentang bagaimana mengarahkan orang banyak, melainkan harus dibangun dari ruang lingkup terkecil. “Kalian semua di sini belajar kedisiplinan agar kelak bisa menjadi pemimpin yang baik. Minimal, kalian harus bisa menjadi pemimpin untuk diri kalian sendiri sebelum memimpin orang lain,” tuturnya memotivasi.
Selama dua hari pelaksanaannya, para peserta LDKS akan menerima berbagai materi pembinaan, mulai dari dinamika kelompok, baris-berbaris, hingga praktik kemandirian. Melalui pemusatan latihan di Trawas ini, pihak madrasah optimis para siswa kelas 7 kelak akan kembali ke sekolah dengan mental yang lebih tangguh dan siap menjadi siswa teladan di lingkungan MTsN 3 Sidoarjo.