SIDOARJO — Suasana khidmat dan penuh semangat kebersamaan menyelimuti Halaman Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sidoarjo pada Senin pagi (27/07/2026). Ratusan pegawai yang terdiri dari jajaran pejabat kantor induk, Aparatur Sipil Negara (ASN) Kantor Urusan Agama (KUA) se-Kabupaten Sidoarjo, Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K), pengawas madrasah, pengawas PAIS, hingga mahasiswa dan mahasiswi praktikan berkumpul melaksanakan kegiatan rutin Apel Pagi sebagai pembuka awal pekan kerja.

Bertindak selaku Pembina Apel, Plt. Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Pendma) Kemenag Kabupaten Sidoarjo, Moh. Solehudin. Dalam amanatnya, beliau menyampaikan apresiasi tinggi atas kedisiplinan dan tingkat kehadiran seluruh elemen staf dan pimpinan dalam menjalankan kewajiban rutin organisasi.
”Apresiasi setinggi-tingginya saya sampaikan kepada seluruh jajaran pimpinan, ASN, P3K, para pengawas, hingga adik-adik mahasiswa praktikan yang hadir tepat waktu pagi ini. Kehadiran kita pada hari ini bukan sekadar kewajiban formalitas, melainkan wujud komitmen bersama untuk memulai pelayanan terbaik bagi masyarakat Sidoarjo sepanjang pekan ini,” tegas Moh. Solehudin dalam amanat pembukaannya.
Penguatan Sinergitas Lintas Seksi Melalui Rapat Koordinasi Pendis Plus
Salah satu agenda krusial yang ditegaskan dalam apel pagi tersebut adalah penyelenggaraan Rapat Koordinasi Pendis Plus yang dijadwalkan berlangsung tepat setelah pelaksanaan apel. Koordinasi strategis ini dirancang untuk menyatukan tiga seksi pilar di lingkungan Pendidikan Islam Kemenag Sidoarjo, yakni:
Seksi Pendidikan Madrasah (Penma)
Seksi Pendidikan Agama Islam (PAIS)
Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren)
Rapat lintas sektor ini juga melibatkan unsur eksternal dan kemitraan, seperti Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) agama, Kelompok Kerja Pengawas Sekolah, serta pengelola lembaga keagamaan mitra Kemenag. Moh. Solehudin mengimbau agar seluruh staf teknis dan Pejabat Fungsional Tertentu (JFT) aktif mengikuti jalannya rakor guna menyelaraskan persepsi dan merespons cepat arahan pimpinan teknis maupun Kepala Kantor Kemenag Sidoarjo.
Pengawalan Distribusi 28 Ribu Blangko Ijazah Bebas Biaya (Gratis).
Memasuki tahapan akhir tahun ajaran, Kemenag Sidoarjo memberikan perhatian khusus terhadap aspek keabsahan dan kelancaran pencetakan dokumen kelulusan siswa. Dalam pembinaannya, Plt. Kasi Pendma membeberkan progres distribusi blangko ijazah untuk seluruh jenjang pendidikan di bawah naungan Kemenag, mulai dari Raudhatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), hingga Madrasah Aliyah (MA).
Total blangko ijazah yang disiapkan dan dialokasikan untuk Kabupaten Sidoarjo mencapai kurang lebih 28.000 lembar. Penyaluran dokumen negara ini dilakukan secara bertahap dan teratur untuk memastikan ketepatan data serta keandalan administrasi di tiap madrasah.
Dalam pengarahannya, Plt. Kasi Penma memberikan penekanan keras terkait integritas penerbitan ijazah ini:
”Ijazah adalah dokumen resmi negara yang menandai tuntasnya proses evaluasi belajar peserta didik, baik selama 3 tahun di jenjang RA, MTs, dan MA, maupun 6 tahun di jenjang MI. Kami tekankan dengan sangat tegas bahwa seluruh blangko ijazah ini didistribusikan secara GRATIS (Free). Tidak boleh ada pungutan biaya dalam bentuk apa pun kepada pihak lembaga maupun orang tua siswa,” tambahnya.