Gelar Bimtek Modul Ajar dan Asesmen, MIN 2 Sidoarjo Hadirkan Narasumber Ahli dan Dukung Inovasi AI dalam Pembelajaran

Click to share!

Sidoarjo, 17 Juli 2025 — Dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan madrasah, MIN 2 Sidoarjo menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) bertajuk “Menyusun Modul Ajar dan Asesmen Pembelajaran yang Mendalam, Bermakna, dan Menyenangkan”. Kegiatan ini berlangsung selama empat hari, bertempat di Gedung Utara MIN 2 Sidoarjo, Jalan Mbah Nanggul No. 473, Desa Cemandi, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo.

Kegiatan ini diikuti oleh 33 peserta yang terdiri atas kepala madrasah, guru, dan tenaga kependidikan dari lingkungan MIN 2 Sidoarjo. Sebagai narasumber utama, hadir Fitriyah Mulyari, M.Pd., seorang praktisi pendidikan yang telah berpengalaman dalam pengembangan kurikulum dan asesmen berbasis pembelajaran bermakna.

Bimtek dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sidoarjo, Drs. Mufi Imron Rosyadi, M.EI., yang dalam sambutannya menegaskan pentingnya menyelaraskan kegiatan madrasah dengan gerakan prioritas Kementerian Agama yang dikenal dengan Asta Protas. “Gerakan ini mencakup misi untuk memperkuat kerukunan, menumbuhkan cinta kemanusiaan, dan mewujudkan pendidikan unggul, ramah, serta berkualitas. Bimtek ini adalah bentuk nyata dari komitmen kita dalam merealisasikan Asta Protas di satuan pendidikan,” tegasnya.

Kepala MIN 2 Sidoarjo, Islakhah Wahyuni, M.Pd.I., dalam sambutannya menggarisbawahi pentingnya penguasaan teknologi oleh pendidik, termasuk pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk menunjang proses pembelajaran. “Kami terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas madrasah melalui pembelajaran yang bermakna, adaptif, dan menyenangkan. Teknologi seperti AI harus menjadi sahabat guru, bukan pengganti,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Sidoarjo, Ahmad Fathoni, S.Ag., M.HI., dalam arahannya mengapresiasi pelaksanaan Bimtek sekaligus menyoroti hasil survei karakter siswa, salah satunya terkait kecenderungan perilaku menyontek. Ia menegaskan bahwa temuan tersebut menjadi cerminan pentingnya pembaruan strategi pembelajaran di madrasah. “Penyusunan modul ajar yang kontekstual dan relevan dengan kebutuhan zaman menjadi langkah strategis untuk membentuk karakter siswa yang jujur, mandiri, dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Selama pelatihan, peserta dibimbing untuk menyusun modul ajar yang berpihak pada murid, mengedepankan asesmen formatif, dan mampu menciptakan suasana belajar yang aktif, reflektif, dan humanis. Diskusi-diskusi intensif, simulasi, serta praktik langsung turut mewarnai sesi pelatihan, sehingga para peserta tidak hanya memahami secara teori, namun juga mampu mengimplementasikannya di ruang kelas.

Bimtek ini menjadi langkah strategis MIN 2 Sidoarjo dalam menjawab tantangan zaman, sekaligus memperkuat peran madrasah sebagai garda terdepan dalam mencetak generasi yang unggul secara spiritual, intelektual, dan sosial.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *