MI Negeri 1 Sidoarjo – Di tengah isu global tentang perubahan iklim, MIN 1 Sidoarjo membuktikan kepeduliannya terhadap lingkungan dengan cara yang unik dan inspiratif. MIN 1 Sidoarjo tidak hanya mengajarkan teori, tetapi juga mengajak peserta didiknya untuk melakukan aksi nyata. Dengan memanfaatkan kekayaan alam yang ada di taman madrasah, mereka berhasil menciptakan sabun herbal yang tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga memiliki manfaat kesehatan. Inisiatif ini menjadi bukti nyata bahwa kepedulian terhadap alam dapat dimulai dari hal-hal kecil dan melibatkan peran aktif generasi muda.
Pada hari Jum’at, 1 Agustus 2025 MIN 1 Sidoarjo menggelar pelatihan pembuatan sabun herbal bagi peserta didiknya, khususnya kelas V. Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi peserta didik tentang pemanfaatan bahan-bahan alami yang ada di lingkungan madrasah, khususnya di taman.

Dipandu oleh tiga narasumber ahli yang diketuai oleh Diah Suci Lestari para peserta didik tampak antusias mengikuti setiap tahapan pembuatan sabun. Bahan utama yang digunakan dalam pelatihan ini adalah daun pandan dan jeruk nipis, yang diambil langsung dari taman madrasah.
“Pelatihan ini sangat bermanfaat untuk melatih kreativitas siswa sekaligus menanamkan rasa cinta terhadap lingkungan,” ujar Diah.
Setelah melalui serangkaian praktik, para peserta didik berhasil menghasilkan sabun herbal yang dapat digunakan sebagai sabun cuci tangan dan sabun cuci piring beraroma jeruk. Produk sabun alami ini tidak hanya aman bagi kulit dan lingkungan, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa bahan-bahan sederhana di sekitar madrasah memiliki potensi besar untuk diolah menjadi produk bernilai guna. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi bekal bagi para peserta didik untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan mampu mengembangkan potensi diri melalui kegiatan-kegiatan kreatif. (il)