
Sidoarjo — Tim riset MTsN 1 Sidoarjo kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah internasional dengan meraih dua gold medals dan dua silver medals dalam ajang International Science and Invention Fair (ISIF) 2026 yang diselenggarakan di Universitas Indonesia, Depok, pada 12–17 Oktober 2026. Capaian ini menjadi bukti nyata komitmen madrasah dalam mengembangkan budaya riset, kreativitas, dan inovasi di kalangan peserta didik.
Keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa siswa madrasah mampu bersaing dalam kompetisi ilmiah internasional melalui ide-ide inovatif dan karya penelitian yang dikembangkan. Empat medali yang berhasil dibawa pulang menjadi kebanggaan bagi keluarga besar MTsN 1 Sidoarjo sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan kualitas penelitian dan menghasilkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.
Ajang ISIF merupakan wadah bagi para peneliti muda untuk menampilkan hasil penelitian dan penemuan inovatif, sekaligus memperluas wawasan, bertukar gagasan, serta membangun jejaring dengan peserta dari berbagai latar belakang. Keikutsertaan tim riset MTsN 1 Sidoarjo dalam kompetisi ini menjadi bagian dari upaya madrasah dalam membekali siswa dengan keterampilan berpikir kritis, kreativitas, pemecahan masalah, dan kemampuan berkompetisi di tingkat global.

Prestasi ini juga memperkuat komitmen MTsN 1 Sidoarjo sebagai madrasah yang konsisten mengembangkan pendidikan berbasis riset. Melalui pembinaan penelitian dan inovasi, madrasah terus mendorong peserta didik untuk berani mengeksplorasi gagasan, melakukan eksperimen, serta menghasilkan karya ilmiah yang relevan dengan tantangan zaman.
Keberhasilan meraih dua medali emas dan dua medali perak di ISIF 2026 diharapkan menjadi penyemangat bagi seluruh warga madrasah untuk terus berkarya dan berprestasi. Capaian ini sekaligus menegaskan bahwa madrasah tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu, tetapi juga ruang tumbuh bagi lahirnya generasi muda yang unggul, inovatif, dan siap berkontribusi bagi kemajuan bangsa.

Kepala MTsN 1 Sidoarjo menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas keberhasilan tim riset yang telah mengharumkan nama madrasah melalui ajang ISIF 2026. Perolehan dua medali emas dan dua medali perak tersebut menjadi bukti bahwa semangat belajar, kreativitas, dan budaya riset yang dikembangkan di madrasah mampu melahirkan prestasi hingga tingkat internasional.
Beliau berharap capaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga motivasi bagi seluruh peserta didik untuk terus berani bermimpi, berpikir kritis, berinovasi, dan menghasilkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Prestasi ini merupakan hasil dari kerja keras, ketekunan, kolaborasi, serta doa dan dukungan berbagai pihak. Kami sangat mengapresiasi perjuangan para siswa, guru pembimbing, dan seluruh pihak yang telah mendukung perjalanan tim riset MTsN 1 Sidoarjo. Semoga capaian ini menjadi penyemangat untuk terus berkarya, mengembangkan potensi diri, dan membuktikan bahwa siswa madrasah mampu bersaing di tingkat internasional,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Kepala Madrasah berharap budaya riset di MTsN 1 Sidoarjo semakin berkembang dan melahirkan lebih banyak peneliti muda yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga memiliki karakter, integritas, serta kepedulian terhadap persoalan di lingkungan sekitar. Dengan demikian, penelitian yang dihasilkan tidak berhenti pada penghargaan, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan ilmu pengetahuan dan kehidupan masyarakat. (Senja)
