Sidoarjo — Dalam rangka memperkuat arah kebijakan dan sasaran kinerja tahun 2026, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sidoarjo, Mufi Imron Rosyadi, memberikan arahan langsung kepada seluruh Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan se-Kabupaten Sidoarjo pada kegiatan pembinaan yang digelar di Aula Al Ikhlas 2, Selasa (7/4/2026).
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam, Imam Mukhozali, serta seluruh Kepala KUA Kecamatan di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Sidoarjo.
Dalam arahannya, Mufi Imron Rosyadi menegaskan bahwa tahun 2026 harus disambut dengan perencanaan yang matang, langkah kerja yang terukur, dan komitmen bersama untuk menghadirkan pelayanan yang semakin profesional dan berdampak bagi masyarakat.

Ia menekankan pentingnya setiap Kepala KUA menyusun rencana aksi tahun 2026 secara jelas dan terarah, sekaligus menetapkan rencana hasil kerja yang selaras dengan target organisasi serta kebutuhan pelayanan publik di tingkat kecamatan.
“Setiap program dan kegiatan harus memiliki arah yang jelas, target yang terukur, serta hasil kerja yang nyata. KUA sebagai ujung tombak pelayanan keagamaan harus mampu bergerak cepat, adaptif, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegas Mufi.
Selain penguatan perencanaan, forum tersebut juga menjadi ruang evaluasi terhadap kinerja ASN di lingkungan KUA. Evaluasi ini dinilai penting untuk memastikan pelaksanaan tugas dan fungsi kelembagaan berjalan secara optimal, terlebih dengan adanya tambahan pegawai CPNS dan PPPK yang akan memperkuat layanan pada masing-masing KUA.
Menurut Mufi, hadirnya formasi baru harus dimaknai sebagai energi penguat organisasi, bukan sekadar penambahan personel. Oleh karena itu, diperlukan penataan kerja yang baik, pembagian tugas yang proporsional, serta semangat kolaborasi agar seluruh potensi ASN dapat dioptimalkan secara maksimal.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kankemenag Sidoarjo juga memberikan apresiasi terhadap kedisiplinan pegawai KUA yang terus dijaga melalui pelaksanaan apel pagi setiap Senin di masing-masing satuan kerja. Kegiatan apel dinilai bukan hanya sebagai rutinitas, tetapi juga sebagai bagian dari pembinaan karakter ASN, penguatan integritas, serta sarana membangun semangat kerja bersama.
“Disiplin adalah fondasi utama dalam membangun pelayanan yang berkualitas. Dari hal-hal sederhana seperti ketepatan waktu, kehadiran, dan kesiapan bekerja, akan lahir budaya kerja yang kuat dan profesional,” ujarnya.
Sementara itu, Kasi Bimas Islam Imam Mukhozali menambahkan bahwa KUA memiliki posisi strategis sebagai garda terdepan Kementerian Agama dalam memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat. Karena itu, penguatan kapasitas SDM, evaluasi kinerja, serta penyelarasan program kerja menjadi bagian penting dalam mendukung pencapaian target kelembagaan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh Kepala KUA se-Kabupaten Sidoarjo memiliki kesamaan persepsi, semangat yang selaras, serta komitmen yang kuat dalam mewujudkan sasaran kerja tahun 2026. Dengan perencanaan yang tepat, evaluasi yang berkelanjutan, dan budaya kerja yang disiplin, KUA diharapkan semakin mampu menghadirkan layanan keagamaan yang prima, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.