Kepala Kemenag Kabupaten Sidoarjo Hadiri Bimtek Sertifikasi Profesi Guru Ngaji BTQ

Click to share!

Sidoarjo, 9 Maret 2025 – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sidoarjo, H. Mufi Imron Rosyadi, turut menghadiri Bimbingan Teknis (Bimtek) Sertifikasi Profesi Guru Ngaji Baca Tulis Al-Qur’an (BTQ) yang diselenggarakan oleh PC LP4Q Pengurus Cabang NU Sidoarjo. Acara ini berlangsung pada Ahad, 9 Maret 2025, mulai pukul 08.20 WIB hingga selesai, di Aula Al Ikhlas Kemenag Sidoarjo, yang berlokasi di Jl. Monginsidi No. 3.

Bimtek yang dihadiri oleh 260 peserta guru ngaji ini melibatkan Assesor Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) sebagai pihak penyelenggara utama. Ust. Nur Salim, sebagai pengurus PC LP4Q, dalam sambutannya menjelaskan bahwa LP4Q merupakan lembaga yang fokus pada pengembangan pembinaan pendidik dan pembelajaran Al-Qur’an. “PC LP4Q adalah lembaga pengembangan pembinaan pendidik dan pembelajaran Al-Qur’an,” ujarnya.

Acara Bimtek ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya H. Khudori, M.Kom (Kabag Kesra Pemkab Sidoarjo), KH Khoiruddin Abdul Qadir, SH (Ketua LP4Q Jawa Timur), KH Muhyiddin (Assesor Pusat BNSP), H. Imam Mukozali, MM (Kasi PAIS Kemenag Sidoarjo), serta Moh Sholehuddin, M.Ag (Kasi PD Pontren Kemenag Sidoarjo).

Dalam sambutannya, Kepala Kemenag Kabupaten Sidoarjo, H. Mufi Imron Rosyadi, menyambut baik terselenggaranya acara Bimtek ini. Menurutnya, ini merupakan langkah yang sangat positif, bahkan Bimtek ini adalah yang pertama di Indonesia yang melibatkan lembaga BNSP. “Tujuan dari Bimtek ini sangat selaras dengan program kerja Kemenag Kabupaten Sidoarjo, terutama dalam bidang pengembangan pendidikan Al-Qur’an, baik di madrasah maupun di lembaga pendidikan Al-Qur’an seperti TPQ,” ungkap H. Mufi Imron.

Lebih lanjut, H. Mufi Imron menjelaskan bahwa Seksi PAIS Kemenag Kabupaten Sidoarjo bertanggung jawab dalam pembinaan pengajaran Al-Qur’an di sekolah-sekolah, sementara Seksi PD Pontren membina lembaga pengajaran Al-Qur’an, termasuk TPQ. Ia juga berharap sertifikasi profesi guru ngaji ini dapat meningkatkan kesejahteraan para guru ngaji. “Kalau di madrasah, guru yang telah memperoleh sertifikat melalui PPG akan mendapatkan tunjangan sertifikasi guru. Semoga dengan adanya sertifikasi profesi guru ngaji ini, mereka juga dapat tambahan kesejahteraan dari pemerintah dan masyarakat,” tambahnya.

Acara Bimtek ini diakhiri dengan doa bersama, di mana seluruh peserta berharap agar proses sertifikasi profesi ini dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi guru ngaji dan masyarakat di Kabupaten Sidoarjo.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *