Kolaborasi Inspiratif: Eco-Warriors MIN 1 Sidoarjo dan Ecoton Bergerak untuk Masa Depan Bebas Sampah Plastik

Click to share!

MIN 1 Sidoarjo menggelar kegiatan kerjasama yang berkesan dengan Lembaga Kajian Ekologi dan Konservasi Lahan (Ecoton) pada hari Kamis, 8 Mei 2025. Bertempat di lingkungan Ecoton yang rindang dan asri di bawah naungan pepohonan bambu, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi mendalam tentang bahaya penggunaan plastik dan pentingnya pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

Tim Kelompok Kerja (Pokja) Sampah MIN 1 Sidoarjo yang terdiri dari Ibu Binti Qoni’ah, S.Pd.I dan Ibu Ani Wahyuni, M.Pd., beserta para kader Pokja sampah yang dikenal dengan sebutan Eco-Warriors, tampak antusias mengikuti pengarahan yang disampaikan oleh perwakilan Ecoton, Bapak Tonis Afrianto, S.I.Kom. Kehadiran mereka didampingi langsung oleh Kepala MIN 1 Sidoarjo, Ibu Sri Utami, M.Pd., yang menunjukkan komitmen penuh madrasah terhadap isu lingkungan.

Dalam arahannya, Bapak Toni mengupas tuntas mengenai dampak negatif sampah plastik terhadap lingkungan dan kesehatan. Beliau memberikan contoh-contoh konkret tentang bagaimana sampah plastik mencemari sungai, merusak ekosistem, dan bahkan dapat membahayakan rantai makanan.

Ibu Sri Utami dalam kesempatan tersebut menyampaikan kebanggaannya terhadap gerakan “Zero Sampah” yang telah diimplementasikan di MIN 1 Sidoarjo. Beliau menjelaskan bahwa kebijakan ini diterapkan secara nyata di kantin madrasah, di mana para peserta didik diwajibkan membawa tumblr sendiri untuk membeli minuman. Selain itu, madrasah juga telah menyediakan mangkuk stainless steel sebagai wadah makanan yang dapat digunakan berulang kali. “Kami berharap melalui gerakan kecil ini, para siswa dapat menanamkan kesadaran akan pentingnya mengurangi produksi sampah sejak dini,” ujar Ibu Sri Utami.

Selain mendapatkan pengarahan yang informatif, tim Pokja sampah dan para–Eco-Warriors juga diajak berkeliling area Ecoton. Mereka berkesempatan untuk belajar langsung mengenai budidaya pupuk kompos, melihat replika “manusia plastik” yang menggambarkan betapa mengerikannya dampak penumpukan sampah plastik, serta mengunjungi “rumah daun” yang nantinya akan dimanfaatkan sebagai bahan utama pembuatan pupuk kompos.

Salah satu peserta didik yang ikut dalam kegiatan ini, Wilda, mengungkapkan kegembiraannya. “Kunjungan ini sangat menarik dan menambah ilmu pengetahuan saya tentang sampah. Saya jadi lebih tahu betapa bahayanya plastik dan bagaimana cara mengolah sampah menjadi kompos. Saya ingin sekali bisa berkunjung ke Ecoton lagi,” ungkap Wilda dengan antusias.

Kegiatan kerjasama antara MIN 1 Sidoarjo dan Ecoton ini diharapkan dapat menjadi langkah awal yang baik dalam membentuk generasi muda yang peduli terhadap lingkungan dan mampu berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan lestari. Dengan pengetahuan dan pengalaman yang didapatkan, diharapkan para–Eco-Warriors MIN 1 Sidoarjo dapat menjadi agen perubahan di lingkungan madrasah maupun di masyarakat sekitar. (zd)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *