MAN Sidoarjo Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad 1448 Hijriah

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di MAN Sidoarjo
Click to share!

Sidoarjo – Madrasah Aliyah Negeri Sidoarjo menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad tahun 1448 Hijriah pada Senin (24/08/2026). Sejak pukul 08.00 murid-murid bersama bapak dan ibu guru serta karyawan sudah berada di auditorium gedung H. Shomad. Acara dibuka dengan pembacaan selawat untuk Nabi Muhammad SAW oleh Banjari MAN Sidoarjo. Murid laki-laki kompak mengenakan pakaian serba hitam dan murid perempuan mengenakan pakaian serba putih.

Tema Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H secara nasional adalah “Mencintai Rasulullah, Meneladani Akhlaknya, Merawat Indonesia”. Dengan mengusung tagline “Selawat untuk Negeri, Teladan Nabi untuk Indonesia”. Lantunan selawat untuk negeri sekaligus menjadi panjatan doa kepada Allah SWT agar Negara Indonesia senantiasa diberikan keselamatan dan rakyatnya diberikan kesehatan. Mendoakan warga Indonesia yang sedang mengalami kabut asap dampak kebakaran hutan di Kalimantan, terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur, dan terkena musibah kebakaran di Desa Sade, Nusa Tenggara Barat.

KH. Muhaimin Fadhli memberikan nasihat dan nilai-nilai dari Maulid Nabi Muhammad SAW kepada Murid MAN Sidoarjo

Hadir dalam acara Maulid Nabi, Plt. Kepala MAN Sidoarjo, Achmad Saifullah. Dalam sambutan pembuka, Ia menyampaikan bahwa peringatan hari lahir Rasulullah akan mengantarkan umatnya menuju kehidupan yang bahagia, baik di dunia maupun di akhirat. Nabi Muhammad SAW adalah utusan Allah yang ditugaskan menyempurnakan akhlak manusia. “Rasulullahlah yang akan menolong kita, berupa syafaat, dari kita lahir sampai nanti berada di akhirat.” Ucap Saifullah. Ia pun menekankan bahwa dimanapun dan kapanpun berada, sebagai umat Islam harus senantiasa ingat kepada Nabi Muhammad dengan membaca selawat.

Seluruh warga madrasah yang hadir membacakan selawat diba, karya Abdurrahman Ad-Dibai, dengan lantunan yang khusuk dan merdu. Murid-murid larut dalam pujian-pujian dan doa kepada Nabi Muhammad saw. Mereka berharap kelak di akhirat dan hari kiamat akan mendapatkan pertolongan dari Rasulullah saw.

KH. Muhaimin Fadhli didampingi oleh Plt. Kepala MAN Sidoarjo dalam Acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

Secara khusus, MAN Sidoarjo menghadirkan penceramah, KH. Muhaimin Fadhli. Kiai kondang dari Surabaya ini memberikan nasihat tentang 4 hal yang dapat mengangkat derajat seseorang di sisi Allah SWT meskipun amal dan ilmunya sedikit, menurut Imam Junaidi al-Baghdadi. Dengan susunan retorika yang kreatif, Ia menyebutkan 4 hal tersebut, antara lain al-Hilmu (murah hati), husnul khuluq (perilaku mulia), as-sakha (dermawan), dan tawadhu (rendah hati).

“Setiap murid harus bertutur kata yang baik dan lemah lembut, hal ini menunjukkan sifat al-hilmu. Lalu diiringi dengan perilaku yang mulia dan positif, ini menunjukkan husnul khuluq. Kemudian memiliki jiwa yang dermawan, agar menunjukkan sifat as-sakha. Terakhir, tanamkan kerendahan hati, hal ini menunjukkan sikap tawadhu,” Ucap KH. Muhaimin. Dalam sesi ceramahnya, Ia selalu menyelipkan selawat-selawat untuk mendukung retorika kreatif khas beliau. Hal ini membuat murid-murid dan bapak ibu guru serta karyawan menjadi fokus mendengarkan dengan seksama.

Setelah menyampaikan nasihat tersebut, Ia menutup dengan bacaan doa seraya menundukkan kepala diikuti seluruh yang hadir. Pukul 10.00 WIB, pemandu acara resmi menutup rangkaian kegiatan dengan bacaan hamdalah. (NrM)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *