MTs Negeri 2 Sidoarjo – Suasana kompetitif namun sarat makna menyelimuti Aula Mini Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Sidoarjo hari ini, Selasa (29/7). Sebanyak 16 siswa-siswi terbaik, terdiri dari 7 laki-laki dan 9 perempuan, berkompetisi sengit dalam pemilihan Duta Moderasi Beragama MTsN 2 Sidoarjo. Ajang ini bertujuan untuk menjaring talenta muda yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki komitmen kuat dalam menyuarakan dan mengimplementasikan nilai-nilai moderasi beragama di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Proses seleksi berlangsung ketat dari pukul 10.00 hingga 13.30 WIB. Para peserta dihadapkan pada tantangan presentasi komprehensif mengenai pemahaman mereka tentang moderasi beragama, disusul dengan sesi tanya jawab interaktif yang menguji kedalaman wawasan dan kemampuan argumentasi mereka. Setiap jawaban dan gagasan yang dilontarkan para calon duta disimak seksama oleh tim seleksi yang beranggotakan lima kader moderasi beragama berpengalaman dari MTsN 2 Sidoarjo, yaitu Ibu Marfuatin Nafi’ah,M.Pd, Ibu Umi Nurhayati, S.Pd, Ibu Multazimah, M.Pd, Ibu Wilda Zian Yuwafa, S.Pd dan Ibu Binti Rieayanti, S.Pd.
“Proses seleksi ini memang kami desain untuk menemukan tidak hanya mereka yang memahami konsep, tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Ibu Nafi sebagai ketua penyelenggara sekaligus salah satu tim seleksi. “Kami mencari pribadi yang inspiratif, yang mampu menjadi teladan dan agen perubahan positif di tengah keberagaman.

Para Juara Duta Moderasi Beragama 2025 setelah melewati persaingan yang ketat, dewan juri akhirnya memutuskan para pemenang yang berhak menyandang gelar Duta Moderasi Beragama MTsN 2 Sidoarjo tahun ini. Mereka adalah: * Juara 1: Alifia (kelas 8A)-Fahri (kelas 8A) * Juara 2: Mahendra (kelas 8C)-Ayana Bintang (kelas 7C) * Juara 3: Darka (kelas 7C)-Keysa Adelia (kelas 9A)Komitmen Kemenag dalam Moderasi Beragama.
Pemilihan Duta Moderasi Beragama di tingkat madrasah, khususnya MTsN, merupakan bagian integral dari program penguatan moderasi beragama yang dicanangkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Inisiatif ini selaras dengan visi Kemenag untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang rukun, damai, dan toleran melalui pendidikan. Di berbagai daerah, pemilihan duta serupa telah menjadi agenda rutin yang terbukti efektif dalam menanamkan nilai-nilai kebhinekaan dan mencegah paham radikalisme sejak dini. Para duta ini diharapkan menjadi pionir yang aktif menyebarkan pesan damai, menghargai perbedaan, dan memperkuat persatuan di lingkungan sekolah dan sekitarnya.
Para duta terpilih akan segera dilantik untuk mengemban amanah sebagai representasi madrasah dalam menyuarakan moderasi beragama. Mereka akan terlibat dalam berbagai kegiatan sosial, keagamaan, dan edukasi untuk menginspirasi rekan-rekan sebaya dan masyarakat luas tentang pentingnya hidup berdampingan secara harmonis dalam bingkai keberagaman.
