SIDOARJO – Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 3 Sidoarjo pada hari Selasa, 3 Juni 2025, menggelar kegiatan praktik haji massal yang diikuti oleh seluruh siswa kelas VIII, dari 8A hingga 8G. Kegiatan ini merupakan bagian integral dari penerapan pembelajaran materi haji dalam kurikulum madrasah, memberikan pengalaman langsung kepada siswa mengenai tata cara ibadah haji.
Antusiasme terlihat jelas dari para peserta yang berkumpul sejak pukul 06.00 WIB. Praktik manasik haji ini dilaksanakan hingga pukul 10.00 WIB, dengan melibatkan tiga lokasi berbeda akibat keterbatasan area madrasah. Lokasi tersebut meliputi halaman MTsN 3 Sidoarjo, Masjid Thoriqul Jannah Kecamatan Tarik, dan Lapangan Tarik, yang disulap menyerupai area ibadah haji sesungguhnya. Kepala MTsN 3 Sidoarjo, Drs. Jumakir, M.M., dalam sambutannya sebelum dimulainya praktik, menghimbau seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh.
“Anak-anakku sekalian, praktik haji ini adalah kesempatan berharga untuk memahami langsung rukun Islam kelima. Ikuti setiap tahapan dengan penuh keseriusan dan khusyuk, anggaplah ini latihan bekal kalian untuk beribadah haji di masa depan,” tegasnya. Kegiatan ini tidak hanya diikuti oleh para siswa, tetapi juga seluruh bapak dan ibu guru mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) turut mendampingi dan membimbing jalannya praktik.
Moh. Zainul Arifin, M.Pd., selaku Ketua Pelaksana kegiatan, menjelaskan pentingnya praktik ini. “Praktik manasik haji ini sangat penting karena tidak hanya memberikan pemahaman teoritis, namun juga pengalaman visual dan kinestetik yang tak terlupakan bagi siswa. Dengan merasakan langsung simulasi haji, siswa akan lebih mudah menghayati makna dan hikmah dari setiap rukun dan wajib haji, sehingga kelak mereka memiliki bekal pengetahuan yang kuat jika Allah mengizinkan mereka menunaikan ibadah haji di Tanah Suci,” pungkasnya.
Melalui kegiatan ini, MTsN 3 Sidoarjo berupaya menanamkan nilai-nilai keagamaan dan memberikan pemahaman komprehensif tentang salah satu pilar utama dalam Islam kepada generasi muda.