MTsN 4 Sidoarjo Gelar Koordinasi dengan Komite dan Kepala Desa Tlasih Bahas Rencana Pembangunan Lantai Dua Masjid Al-Hikmah serta Gerbang dan Jalan Utama Madrasah

Click to share!

Sidoarjo – MTs Negeri 4 Sidoarjo menggelar kegiatan koordinasi bersama komite madrasah dan Kepala Desa Tlasih pada hari Rabu, 13 Agustus 2026, bertempat di ruang Kepala MTsN 4 Sidoarjo. Pertemuan ini merupakan langkah awal madrasah dalam mematangkan rencana pengembangan sarana dan prasarana yang meliputi pembangunan lantai dua Masjid Al-Hikmah MTsN 4 Sidoarjo, serta pembuatan gerbang dan jalan utama madrasah. Kegiatan koordinasi tersebut dihadiri langsung oleh Kepala MTsN 4 Sidoarjo, wakil kepala, jajaran pengurus komite madrasah, serta Kepala Desa Tlasih beserta perwakilan dari pemerintah desa setempat.

Dalam sambutannya, Kepala MTsN 4 Sidoarjo menyampaikan bahwa rencana pembangunan lantai dua Masjid Al-Hikmah ini didasari oleh kebutuhan mendesak akan ruang ibadah yang lebih memadai bagi seluruh warga madrasah, mengingat jumlah peserta didik, guru, dan tenaga kependidikan yang terus bertambah setiap tahunnya. Kapasitas masjid yang ada saat ini dinilai belum mampu menampung seluruh jamaah secara maksimal, khususnya pada momen-momen ibadah bersama seperti shalat Jumat, shalat berjamaah, serta kegiatan keagamaan lainnya yang melibatkan seluruh civitas madrasah. Oleh karena itu, penambahan lantai dua diharapkan dapat menjadi solusi jangka panjang untuk mendukung kenyamanan dan kekhusyukan ibadah di lingkungan MTsN 4 Sidoarjo.

Selain pembahasan mengenai pembangunan masjid, forum koordinasi ini juga membahas secara mendalam rencana pembuatan gerbang baru dan penataan jalan utama menuju madrasah. Rencana ini disampaikan sebagai bagian dari upaya meningkatkan keamanan, kenyamanan, serta citra madrasah sebagai lembaga pendidikan yang representatif. Gerbang utama yang baru nantinya diharapkan dapat memberikan identitas visual yang lebih kuat bagi MTsN 4 Sidoarjo, sekaligus meningkatkan sistem keamanan dalam mengatur arus keluar masuk kendaraan maupun pejalan kaki, baik oleh peserta didik, wali murid, maupun tamu yang berkunjung ke madrasah. Adapun penataan jalan utama diharapkan mampu mengurai kepadatan dan memperlancar mobilitas, terutama pada jam-jam sibuk seperti saat mengantar dan menjemput peserta didik.

Kepala Desa Tlasih dalam kesempatan tersebut menyambut baik dan memberikan dukungan penuh terhadap rencana pengembangan yang diusung oleh MTsN 4 Sidoarjo. Pihak pemerintah desa menyatakan kesiapannya untuk turut membantu proses koordinasi dengan warga sekitar, khususnya yang berkaitan dengan lahan dan akses jalan yang akan terdampak oleh pembangunan gerbang dan jalan utama madrasah. Dukungan ini dinilai penting mengingat keberadaan MTsN 4 Sidoarjo tidak dapat dilepaskan dari hubungan baik dan sinergi yang telah lama terjalin antara madrasah dengan masyarakat serta pemerintah Desa Tlasih. Melalui koordinasi ini, diharapkan proses pembangunan dapat berjalan lancar tanpa menimbulkan kendala sosial di kemudian hari.

Usai melakukan pertemuan dan diskusi di ruang Kepala MTsN 4 Sidoarjo, seluruh peserta koordinasi yang terdiri dari Kepala Madrasah, pengurus komite, dan Kepala Desa Tlasih beserta rombongan melanjutkan kegiatan dengan melakukan survei langsung ke lokasi yang direncanakan akan dibangun. Survei lapangan ini bertujuan untuk memastikan kesesuaian antara rencana yang telah dibahas dengan kondisi riil di lapangan, baik dari segi luas lahan, kontur tanah, maupun potensi kendala teknis lainnya yang mungkin timbul selama proses pembangunan berlangsung. Peninjauan ini juga menjadi dasar bagi madrasah untuk menyusun perencanaan teknis dan anggaran secara lebih matang pada tahap berikutnya.

Melalui rangkaian kegiatan koordinasi dan survei lapangan ini, MTsN 4 Sidoarjo berharap rencana pembangunan lantai dua Masjid Al-Hikmah serta pembuatan gerbang dan jalan utama madrasah dapat segera direalisasikan sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Sinergi yang terjalin antara pihak madrasah, komite, dan pemerintah Desa Tlasih diharapkan mampu menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan lingkungan madrasah yang lebih representatif, aman, dan nyaman, baik untuk mendukung kegiatan keagamaan maupun proses belajar mengajar. Pihak madrasah pun berkomitmen untuk terus melibatkan seluruh pemangku kepentingan dalam setiap tahapan pembangunan, guna memastikan hasil akhir yang bermanfaat bagi seluruh warga madrasah dan masyarakat sekitar. (farah_ame)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *