Pengalaman Emas di Baronas 2025 ITS: MIN 1 Sidoarjo Buktikan Semangat Melek Teknologi

Click to share!

MI Negeri 1 Sidoarjo – Semangat melek teknologi di kalangan pelajar Madrasah Ibtidaiyah semakin membara. Hal ini dibuktikan dengan partisipasi aktif MIN 1 Sidoarjo dalam ajang bergengsi Lomba Robotik Baronas 2025 yang diselenggarakan di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya.

Kontingen MIN 1 Sidoarjo mengirimkan dua tim terbaiknya, di mana masing-masing tim beranggotakan tiga peserta didik yang penuh semangat. Dalam kompetisi Baronas 2025 yang mempertandingkan berbagai cabang robotik, MIN 1 Sidoarjo memilih untuk fokus pada cabang Line Follower Analog untuk tingkat Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah.

Gedung Robotika ITS menjadi saksi bisu perjuangan para peserta didik pada hari Sabtu dan Minggu (17-18 Mei 2025). Meskipun telah berjuang sekuat tenaga, langkah kontingen MIN 1 Sidoarjo harus terhenti di babak awal. Sayangnya, dari puluhan tim yang berlaga dari berbagai kota di seluruh Indnesia, hanya 16 tim terbaik yang berhak melaju ke babak penyisihan. Salah satu tim dari MIN 1 Sidoarjo harus menerima kenyataan pahit setelah berada di urutan ke-19, terpaut tipis dari zona lolos.

Kekecewaan tampak jelas di raut wajah Alaric, salah satu peserta didik MIN 1 Sidoarjo. “Saya sudah berhasil menjalankan robot sampai garis finish,” ujarnya dengan nada sedikit lesu, “Sayang sekali, kami harus gugur hanya karena selisih waktu saja.”

Kendati demikian, partisipasi dalam lomba robotik tingkat nasional yang diikuti oleh berbagai perwakilan dari berbagai kota di Indonesia ini menjadi pengalaman berharga bagi para peserta didik MIN 1 Sidoarjo. Ajang Baronas 2025 menjadi panggung pembelajaran yang sesungguhnya, memberikan pelajaran berharga dan memotivasi para peserta didik untuk terus mengembangkan kemampuan di bidang robotika dan siap menghadapi kompetisi-kompetisi mendatang.

Keikutsertaan MIN 1 Sidoarjo dalam Baronas 2025 ini menjadi bukti nyata bahwa semangat inovasi dan penguasaan teknologi telah merambah hingga tingkat pendidikan dasar. Diharapkan, pengalaman ini akan menjadi pemicu bagi MIN 1 Sidoarjo untuk terus mengembangkan potensi siswa di bidang robotika dan teknologi di masa depan. (zd)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *