Pengawas Madrasah Perkuat Peran Orang Tua Melalui Parenting “Menjadi Orang Tua Asyik Jauh dari Toxic” di MI Himmatul Ulya Tulangan

Click to share!

Tulangan, Sidoarjo – Dalam upaya memperkuat sinergi antara madrasah dan keluarga dalam membentuk karakter peserta didik, MI Himmatul Ulya Tulangan menyelenggarakan kegiatan Parenting Education dengan tema “Menjadi Orang Tua Asyik, Jauh dari Toxic.” Kegiatan ini menghadirkan Pengawas Madrasah Kecamatan Tulangan, Hj. Siti Yuli Qoiyumillah, M.Ag., sebagai narasumber utama.

Kegiatan yang diikuti oleh wali murid kelas I dan II tersebut berlangsung dengan penuh antusias. Dalam pemaparannya, Hj. Siti Yuli Qoiyumillah menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan anak tidak hanya ditentukan oleh kualitas pembelajaran di madrasah, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh pola pengasuhan yang diterapkan di lingkungan keluarga.

Menurutnya, orang tua merupakan madrasah pertama bagi anak. Oleh karena itu, komunikasi yang hangat, penuh kasih sayang, serta penghargaan terhadap potensi anak harus menjadi budaya dalam keluarga. Pola asuh yang mengandung kekerasan verbal, membanding-bandingkan anak, memberi label negatif, atau mengabaikan kebutuhan emosional anak perlu dihindari karena dapat berdampak pada perkembangan kepribadian dan kepercayaan diri anak.

Dalam kesempatan tersebut, peserta juga diajak memahami pentingnya menjadi orang tua yang hadir, bukan sekadar menyediakan kebutuhan materi. Kehadiran emosional, keteladanan, dan kebiasaan berdialog menjadi fondasi utama dalam membangun karakter anak yang mandiri, percaya diri, berakhlak mulia, serta memiliki semangat belajar yang tinggi.

Sebagai Pengawas Madrasah, Hj. Siti Yuli Qoiyumillah menyampaikan bahwa kegiatan parenting merupakan bagian dari pembinaan mutu pendidikan madrasah. Pengawas tidak hanya melakukan supervisi akademik dan manajerial, tetapi juga mendorong terbangunnya kolaborasi yang kuat antara madrasah, guru, dan orang tua agar tercipta ekosistem pendidikan yang sehat dan berkelanjutan.

Kepala MI Himmatul Ulya Tulangan menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Diharapkan, materi yang disampaikan dapat menjadi bekal bagi para orang tua dalam mendampingi tumbuh kembang anak sehingga terwujud generasi yang cerdas, berkarakter, berakhlakul karimah, serta siap menghadapi tantangan zaman.

Kegiatan diakhiri dengan sesi diskusi interaktif, di mana para wali murid berbagi pengalaman serta berkonsultasi mengenai berbagai tantangan pengasuhan anak di era digital.

“Anak tidak membutuhkan orang tua yang sempurna, tetapi membutuhkan orang tua yang mau belajar, mau mendengar, dan selalu hadir dengan kasih sayang. Ketika rumah menjadi tempat paling nyaman, madrasah akan lebih mudah menumbuhkan generasi yang berilmu, berakhlak, dan berprestasi.” – Hj. Siti Yuli Qoiyumillah, M.Ag., Pengawas Madrasah Kecamatan Tulangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *