Semaikan Panca Cinta, Langkah Visioner DWP MTsN 1 Sidoarjo Bumikan Moderasi Beragama Lewat Game Interaktif

Click to share!

Sidoarjo – Dalam upaya mencetak generasi muda yang inklusif, toleran, dan siap menghadapi tantangan global, Dharma Wanita Persatuan (DWP) MTsN 1 Sidoarjo melakukan langkah progresif yang visioner. Tepat pada Rabu (15/07), tim Bunda Modis (Bunda Moderasi Beragama) turun langsung menyosialisasikan nilai-nilai Panca Cinta kepada para peserta Masa Ta’aruf Murid Madrasah (Matamuda) lewat metode pembelajaran masa depan yang interaktif dan penuh keseruan.

Hebatnya, agenda strategis ini dimentori langsung oleh Ketua DWP MTsN 1 Sidoarjo, Laili Qodriyah Saifullah, bersama tim ahli Bunda Modis. Alih-alih menggunakan metode ceramah konvensional yang kaku, sosialisasi Moderasi Beragama ini dikemas secara inovatif melalui berbagai educational games yang memicu antusiasme luar biasa dari ratusan peserta Matamuda.

Penggunaan game dalam penyampaian materi ini terbukti efektif mencairkan suasana. Para siswa baru tidak hanya duduk mendengarkan, melainkan aktif berpartisipasi, berdiskusi, dan bergerak menyelesaikan tantangan yang sarat akan makna Panca Cinta. Metode ini sengaja dipilih untuk menyelaraskan kurikulum dengan psikologi generasi Z dan Alfa yang adaptif dan menyukai tantangan.

Melalui permainan interaktif tersebut, lima pilar Panca Cinta yakni cinta kepada Allah, cinta sesama manusia, cinta tanah air, cinta lingkungan, dan cinta ilmu pengetahuan—berhasil diinternalisasikan ke dalam jiwa para siswa dengan cara yang menyenangkan.

Ketua DWP MTsN 1 Sidoarjo, Nur Laili Qodriyah Saifullah, menegaskan bahwa penanaman karakter moderat harus dimulai sejak dini dengan cara-cara yang relevan bagi anak muda.

“Kami ingin membuktikan bahwa belajar Moderasi Beragama dan Panca Cinta itu tidak membosankan, melainkan bisa sangat seru dan menyenangkan. Lewat game ini, anak-anak tidak sekadar menghafal teori, tetapi langsung merasakan bagaimana indahnya bertoleransi, bekerja sama, dan menghargai perbedaan. Ini adalah investasi jangka panjang untuk mencetak pemimpin masa depan yang berwawasan luas namun tetap memiliki akar moral yang kokoh,” ujar Laili Qodriyah Saifullah.

Langkah yang diinisiasi oleh DWP MTsN 1 Sidoarjo ini menjadi oase segar dalam dunia pendidikan. Dengan mengintegrasikan nilai-nilai kebangsaan, keagamaan yang moderat, dan metode belajar berbasis permainan (gamification), tim Bunda Modis sukses meletakkan batu pertama bagi fondasi karakter siswa baru.

Melalui kegiatan ini, MTsN 1 Sidoarjo membuktikan komitmennya bukan sekadar lembaga pendidikan formal, melainkan laboratorium peradaban yang siap melahirkan generasi emas yang moderat, cerdas, dan cinta tanah air. (Senja)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *