Skrining Kesehatan dan Penyuluhan Bahaya Narkoba serta HIV/AIDS Digelar di MTsN 4 Sidoarjo

Click to share!

Skrining Kesehatan dan Penyuluhan Bahaya Narkoba serta HIV/AIDS Digelar di MTsN 4 Sidoarjo

Sidoarjo, 27 Agustus 2026 — MTs Negeri 4 Sidoarjo menggelar kegiatan Pelayanan Kesehatan Anak Usia Sekolah dan Remaja pada hari Kamis, 27 Agustus 2026, bertempat di Aula MTsN 4 Sidoarjo. Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara madrasah dengan Puskesmas Kepadangan sebagai koordinator jejaring Upaya Kesehatan Sekolah, sesuai jadwal yang tertuang dalam surat Puskesmas Kepadangan tentang Kesehatan Anak Sekolah dan Remaja.

Rangkaian kegiatan meliputi skrining anemia serta penyuluhan bahaya narkoba dan HIV/AIDS, yang menyasar seluruh peserta didik kelas 7. Pelaksanaan berlangsung selama dua hari secara bergiliran, dimulai dari kelas 7A hingga kelas 7I, agar seluruh siswa dapat mengikuti kegiatan dengan tertib dan optimal.

Selain menyasar peserta didik, kegiatan ini juga memberikan manfaat tambahan bagi tenaga pendidik dan kependidikan. Setelah sesi skrining dan penyuluhan bagi siswa selesai, diadakan pula pengecekan gula darah dan hemoglobin (Hb) secara gratis bagi Bapak/Ibu guru dan karyawan MTsN 4 Sidoarjo. Layanan pemeriksaan kesehatan gratis ini disediakan dengan stok terbatas, sehingga peserta diimbau untuk memanfaatkan kesempatan tersebut sebaik mungkin. Sejumlah guru dan karyawan tercatat ikut memanfaatkan kesempatan tersebut dan mendapatkan pemeriksaan gula darah serta anemia secara gratis.

Kegiatan ini merupakan wujud nyata implementasi Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 19 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Pusat Kesehatan Masyarakat, sekaligus menjadi bentuk kepedulian bersama terhadap kesehatan generasi muda maupun seluruh warga madrasah. Melalui deteksi dini anemia serta edukasi bahaya narkoba dan HIV/AIDS, diharapkan siswa memiliki bekal pengetahuan dan kesadaran untuk menjaga kesehatan diri sejak usia sekolah.

Kegiatan berlangsung lancar dan mendapat sambutan positif dari seluruh warga madrasah, baik peserta didik maupun tenaga pendidik dan kependidikan yang turut merasakan manfaat langsung dari layanan kesehatan yang disediakan.

Pihak madrasah berharap kegiatan semacam ini dapat terus berlanjut dan menjadi agenda rutin setiap tahun ajaran, mengingat pentingnya pemantauan kondisi kesehatan siswa sejak dini, khususnya terkait risiko anemia yang kerap dialami oleh remaja usia sekolah dan dapat berdampak pada konsentrasi belajar maupun kebugaran fisik sehari-hari. Selain aspek kesehatan fisik, penyuluhan mengenai bahaya narkoba dan HIV/AIDS juga dinilai sangat relevan sebagai upaya preventif di tengah maraknya arus informasi dan pergaulan yang dihadapi generasi muda saat ini.

Dengan bekal pengetahuan yang tepat, siswa diharapkan mampu mengenali risiko, menghindari perilaku berisiko, serta menjadi agen penyebar informasi kesehatan yang benar bagi teman sebaya maupun lingkungan keluarganya. Kolaborasi antara madrasah dan Puskesmas Kepadangan dalam kegiatan ini juga menjadi contoh nyata sinergi lintas sektor antara dunia pendidikan dan kesehatan, yang diharapkan dapat terus diperkuat demi mewujudkan generasi pelajar yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga sehat jasmani dan rohani serta memiliki kesadaran tinggi terhadap pentingnya menjaga kesehatan diri sejak dini. (farah_ame)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *