Tingkatkan Kompetensi Penghulu, APRI Sidoarjo Gelar Diskusi Ilmu Keagamaan di KUA Balongbendo

Click to share!

Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Kabupaten Sidoarjo menggelar pertemuan strategis di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Balongbendo, Rabu (1/7/2026). Mengusung tema “Hijrah Melalui Literasi Islam Menuju Generasi Berilmu dan Berakhlak”, acara ini dihadiri oleh para penghulu dari seluruh wilayah Kabupaten Sidoarjo.
​Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sidoarjo dalam arahannya menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan harus memberikan output nyata yang berdampak bagi masyarakat. Ia meminta agar setiap forum diskusi dipersiapkan dengan matang sejak awal.
​”Sebelum membahas suatu topik, judul diskusi harus sudah dipahami terlebih dahulu agar jalannya pembahasan bisa terarah dan menghasilkan solusi yang baik,” tegasnya.
​Ia juga menginstruksikan agar seluruh hasil pembahasan dicatat secara teliti, serta wajib dibacakan kembali sebagai kesimpulan bersama sebelum forum resmi diakhiri.

Menyikapi dinamika sosial yang berkembang, Kepala Kantor memberikan catatan khusus bagi para penghulu yang baru dilantik. Mengingat permasalahan di tengah masyarakat saat ini semakin kompleks, para penghulu muda didesak untuk terus memperdalam ilmu kemunakahatan (hukum pernikahan Islam).
​”Permasalahan di lapangan kini jauh lebih kompleks. Penghulu baru harus terus belajar dan menguasai ilmu kemunakahatan agar dapat memberikan pelayanan dan solusi hukum yang tepat kepada masyarakat,” imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Subbagian Tata Usaha (Kasubag TU) memaparkan secara rinci mengenai Tugas dan Fungsi (Tusi) penghulu serta mekanisme penilaian kinerja terbaru.
​Kasubag TU mengingatkan bahwa penilaian kinerja penghulu kini tidak hanya bertumpu pada Sasaran Kinerja Pegawai (SKP), melainkan juga pada keaktifan pengisian aplikasi My ASN.
​”Setiap penghulu wajib mendokumentasikan kegiatan mereka dan mengunggah bukti-bukti administrasi ke aplikasi My ASN. Bukti tersebut dapat berupa sertifikat, undangan kegiatan, dokumen dinas, dan berkas pendukung lainnya,” jelas Kasubag TU.
​Melalui pertemuan ini, APRI Sidoarjo berharap dapat melahirkan generasi penghulu yang tidak hanya cakap secara keilmuan agama, tetapi juga disiplin, adaptif terhadap teknologi digital, dan profesional dalam melayani masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *