AHY Tinjau Pembangunan Ponpes Al-Khoziny, Kankemenag Sidoarjo Dukung Peningkatan Sarana Pendidikan

Click to share!

Sidoarjo — Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sidoarjo, Mufi Imron Rosyadi, turut hadir dalam kunjungan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ke Pondok Pesantren Al-Khoziny, Buduran, Rabu (24/6/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau progres pembangunan kembali kompleks pesantren yang saat ini telah mencapai lebih dari 50 persen.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan proses pembangunan berjalan sesuai rencana serta memenuhi standar keselamatan dan kelayakan bangunan. Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian ATR/BPN, Bupati Sidoarjo, serta pengurus dan yayasan Pondok Pesantren Al-Khoziny.

Dalam peninjauan itu, AHY melihat langsung progres pembangunan kompleks baru pesantren yang saat ini telah mencapai lebih dari 50 persen. Pembangunan yang didanai melalui APBN senilai sekitar Rp122 miliar tersebut mencakup tiga fasilitas utama, yakni asrama santri, masjid, dan gedung pendidikan. Asrama dirancang mampu menampung sekitar 850 santri dan tenaga pendidik, sementara masjid empat lantai yang dibangun nantinya dapat menampung sekitar 1.200 jamaah.

“Tidak boleh ada yang sembarangan. Harus benar-benar sesuai dengan standar keselamatan,” tegas AHY saat meninjau lokasi pembangunan.

Selain bangunan utama, pemerintah juga memastikan fasilitas pendukung seperti sanitasi dan penyediaan air bersih telah masuk dalam perencanaan. Kehadiran sarana yang memadai diharapkan dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih nyaman sehingga para santri dapat fokus menjalani proses pendidikan dan pembinaan.

Pada kesempatan tersebut, AHY juga menyampaikan bahwa pemerintah terus berupaya meningkatkan kualitas sarana pendidikan keagamaan di berbagai daerah. Salah satunya melalui program renovasi dan revitalisasi sekitar 1.400 madrasah di seluruh Indonesia dengan dukungan anggaran sekitar Rp4 triliun.

Menurutnya, keberadaan fasilitas pendidikan yang aman dan layak merupakan bagian penting dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia. Karena itu, pembangunan dan perbaikan sarana pendidikan harus menjadi perhatian bersama agar proses belajar mengajar dapat berlangsung secara optimal.

Kepala Kankemenag Sidoarjo Mufi Imron Rosyadi menyambut baik perhatian pemerintah terhadap penguatan sarana pendidikan berbasis pesantren dan madrasah. Menurutnya, pembangunan fasilitas yang memenuhi standar keselamatan dan kenyamanan akan memberikan dampak positif bagi peningkatan mutu pendidikan keagamaan.

Melalui sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan, pembangunan kembali Ponpes Al-Khoziny diharapkan dapat segera rampung dan menjadi lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, serta representatif bagi para santri dalam menuntut ilmu dan mengembangkan karakter keagamaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *