Sidoarjo, 19 Mei 2025 — Kantor Induk Kementerian Agama Kabupaten Sidoarjo menggelar apel pagi pada Senin (19/5), yang diikuti oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dari lingkungan kantor induk Kemenag dan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sidoarjo. Apel yang rutin dilaksanakan setiap awal pekan ini dipimpin oleh Pengawas Madrasah, Nuril Huda, yang bertindak sebagai pembina apel.
Dalam arahannya, Nuril Huda menyampaikan beberapa informasi penting terkait program kerja Kelompok Kerja Pengawas (Pokjawas) Madrasah selama bulan Mei. Salah satunya adalah pendampingan tahap kedua terhadap satuan pendidikan di bawah naungan Kementerian Agama, mulai dari tingkat RA, MI, MTs, hingga MA.
“Saat ini kita memasuki tahap pendampingan kedua. Fokusnya pada analisis rapor pendidikan yang sudah dirilis oleh Dikdasmen. Rapor ini dapat diunduh oleh satuan pendidikan binaan kita sebagai bahan evaluasi mutu pendidikan,” jelas Nuril.
Lebih lanjut, ia juga menyinggung tentang pentingnya pendampingan dalam penyusunan Rencana Kegiatan Sekolah (RKS), yang mulai dilakukan pada bulan Mei ini.

“Penyusunan RKS harus mengacu pada hasil evaluasi rapor pendidikan, agar program madrasah lebih terarah dan sesuai kebutuhan riil di lapangan,” tambahnya.
Dalam apel tersebut, Nuril Huda juga menekankan penerapan sistem pendidikan berbasis digital, termasuk dalam hal penerbitan ijazah. Ia menyebut bahwa ke depan, ijazah digital akan menjadi standar baru yang terintegrasi dalam sistem satu data nasional (Dapodik), sehingga meminimalisir potensi pemalsuan dokumen.
“Dengan ijazah digital, data siswa sudah terekam dalam satu data. Ini akan sangat sulit dipalsukan karena semua terhubung dengan Dapodik,” ujarnya.

Tak hanya menyampaikan program pengawasan, apel pagi ini juga menjadi momen penguatan nilai-nilai ekoteologi di lingkungan Kementerian Agama. Nuril Huda mengumumkan bahwa pada hari ini ASN Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) secara serentak di seluruh Indonesia melaksanakan kegiatan penanaman pohon.
“Penanaman pohon ini menjadi simbol penguatan ekoteologi Kementerian Agama. Di Sidoarjo, dilakukan di lingkungan kantor induk, KUA, serta satuan kerja madrasah,” ungkapnya.
Kegiatan ini diharapkan menjadi wujud nyata kepedulian ASN terhadap lingkungan serta sebagai bentuk pengamalan nilai-nilai keagamaan dalam menjaga kelestarian alam.
