Sidoarjo — Kegiatan penguatan Kurikulum Berbasis Cinta dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan mutu pendidikan madrasah di Kabupaten Sidoarjo. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh antusias dan dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sidoarjo, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, pengawas madrasah jenjang MI, serta seluruh peserta undangan yang hadir. Acara ini menjadi wadah penguatan sinergi antara madrasah dan berbagai pihak pendukung pendidikan guna menciptakan lingkungan belajar yang lebih humanis dan berkualitas. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bentuk komitmen bersama dalam mewujudkan madrasah yang unggul, berdaya saing, dan mampu menjawab tantangan pendidikan di era modern. Seluruh rangkaian acara berlangsung dengan tertib dan penuh semangat kebersamaan.

Dalam sambutannya, Bapak Fathoni menyampaikan rasa terima kasih atas kerja sama yang telah terjalin dengan sangat baik bagi kemajuan madrasah di Kabupaten Sidoarjo. Beliau menilai sinergi antara lembaga pendidikan, pemerintah, dan pihak pendukung lainnya menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan madrasah. Selain itu, beliau juga menegaskan bahwa madrasah harus terus berkembang sesuai dengan jargon “Madrasah Maju, Bermutu, Mendunia”. Menurutnya, peningkatan mutu pendidikan tidak hanya dilakukan melalui pembelajaran akademik, tetapi juga melalui penguatan karakter dan budaya positif di lingkungan sekolah. Harapannya, seluruh madrasah di Sidoarjo dapat terus menjaga kualitas serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pendidikan madrasah.
Sambutan selanjutnya disampaikan oleh Kepala Cabang Erlangga, Bapak Ashari, M.M., yang menjelaskan bahwa Kurikulum Berbasis Cinta merupakan pendekatan pendidikan yang humanis dan relevan diterapkan di lingkungan madrasah. Beliau menyampaikan bahwa pendidikan tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga harus mampu membangun hubungan yang baik antara guru dan peserta didik. Menurutnya, suasana pembelajaran yang dilandasi rasa kasih sayang dan kepedulian akan memberikan dampak positif terhadap perkembangan karakter siswa. Dalam kesempatan tersebut, beliau juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Penerbit Erlangga dalam mendukung kebutuhan pendidikan di madrasah. Dukungan bahan ajar dan modul pembelajaran diharapkan mampu membantu proses belajar mengajar menjadi lebih efektif dan inovatif.

Sementara itu, Bapak Mufi Imron Rosyadi menyampaikan bahwa dalam mewujudkan madrasah unggul diperlukan perhatian terhadap pembentukan karakter generasi muda. Beliau menegaskan bahwa mencetak generasi pintar merupakan hal penting, namun mencetak generasi yang benar dan berakhlak baik menjadi tantangan yang jauh lebih besar. Oleh karena itu, madrasah memiliki peran strategis dalam membentuk peserta didik yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki moral dan sikap yang baik. Beliau juga menekankan pentingnya meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap madrasah melalui kualitas pendidikan yang terus berkembang. Dengan adanya komitmen bersama dari seluruh pihak, diharapkan madrasah dapat menjadi pilihan utama masyarakat dalam membangun masa depan generasi muda.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan doa yang dipimpin oleh Kholik, M.Pd. dari Kecamatan Waru sebagai bentuk harapan agar seluruh rangkaian acara berjalan lancar dan membawa manfaat bagi dunia pendidikan. Setelah doa bersama, peserta mengikuti sesi dokumentasi bersama Kepala Kantor Kemenag Sidoarjo, Kepala Seksi Pendma, pengawas madrasah jenjang MI, serta seluruh peserta yang hadir. Suasana kebersamaan terlihat begitu hangat dalam sesi tersebut sebagai simbol kuatnya sinergi antar lembaga pendidikan di Kabupaten Sidoarjo. Dokumentasi kegiatan juga menjadi bagian penting untuk mengabadikan momen penguatan komitmen bersama dalam meningkatkan mutu madrasah. Seluruh peserta tampak antusias mengikuti rangkaian acara hingga selesai.

Materi utama mengenai Kurikulum Berbasis Cinta disampaikan oleh Ibu Fithrotus Subhaniyah, guru MAN Sidoarjo, dengan moderator Bapak Ajib Rosyadi. Dalam pemaparannya, dijelaskan bahwa Kurikulum Berbasis Cinta menekankan pentingnya pendidikan yang mengedepankan nilai kasih sayang, kepedulian, serta pembentukan karakter peserta didik. Pendekatan ini diharapkan mampu menciptakan suasana belajar yang nyaman, positif, dan mendukung perkembangan siswa secara menyeluruh. Selain penyampaian materi utama, kegiatan juga diisi dengan penjelasan mengenai program modul Erlangga dan promosi bahan ajar terbaru sebagai pendukung pembelajaran di madrasah. Kehadiran berbagai inovasi bahan ajar tersebut diharapkan dapat membantu guru dalam meningkatkan kualitas proses pembelajaran sehingga pendidikan madrasah semakin maju dan berkualitas.